Dihadapan Menko Pangan, Kepala Desa Curhat Minta Dana Desa 2027 Ditambah

2 menit membaca View : 0 View
Redaksi
Nasional, News - 04 Jul 2026

ASPIRATIF – Ketua DPD Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Wahyudin Mapparenta meminta anggaran dana desa di tahun 2027 meningkat.

Diketahui, Anggaran Dana Desa di tahun 2026, secara nasional mengalami pemotongan, sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7 Tahun 2026.

Aturan ini mewajibkan 58,03 persen pagu dana desa nasional dialihkan ke Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Mohon Pak dana desa kami bertembah. Ini salah satu keingana kami (kepala desa),” kata Wahyudin dihadapan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat mengumpulkan kepala desa dari 10 kabupaten/kota se-Sulsel, Sabtu (4/7/2026).

Transfer Dana Desa dari Pemerintah Pusat ke seluruh Kabupaten/Kota di Sulsel sangat menurun. Sebelumnya ditahun 2025, dana desa di Sulsel mencapai Rp 2,02 Triliun, kemudian menurutnya sisa Rp 724 miliar di tahun 2026 ini. Artinya dana desa di Sulsel secara akumulatif turun Rp 1,29 Triliun.

“Karena yang awalnya 1 miliar sekarang menjadi 200 sampai 300 juta,” katanya. Ia berharap, ada relaksasi terkait dana, dengan cara pemangkasan dilakukan bertahap.

Wahyudin meminta agar pemangkas anggaran tidak dilakukan sepenuhnya dalam satu tahun anggaran, tetapi beberapa tahun anggaran.

“Semoga ada relaksasi,” singkatnya.

Sementara itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan merespon dengan menyepakati bahwa pemangkasan untuk dana desa ditunda. Terlebih bagi desa yang belum memiliki KDMP.

“Saya minta jangan dipotong dulu (dana desa) yang belum dibangun (KDMP),” katanya.

Adapun rincian alokasi Dana Desa Reguler 2026 :

Kepulauan Selayar (81 Desa) : Rp 23.613.537.000

Bulukumba (109 Desa) : Rp 34.845.249.000

Bantaeng (46 Desa) : Rp 14.777.792.000

Jeneponto (82 Desa) : Rp 27.629.106.000

Takalar (86 Desa) : Rp 27.795.068.000

Gowa (121 Desa) : Rp 41.086.500.000

Sinjai (67 Desa) : Rp 21.399.408.000

Bone (328 Desa) : Rp 99.678.885.000

Maros (80 Desa) : Rp 27.295.502.000

Pangkep (65 Desa) : Rp 21.377.775.000

Barru (40 Desa) : Rp 13.477.968.000

Soppeng (49 Desa) : Rp 16.006.787.000

Wajo (142 Desa) : Rp 41.138.089.000

Sidrap (68 Desa) : Rp 21.113.164.000

Pinrang (69 Desa) : Rp 23.718.005.000

Enrekang (112 Desa) : Rp 32.694.655.000

Luwu (207 Desa) : Rp 66.581.970.000

Tana Toraja (112 Desa) : Rp 38.267.929.000

Luwu Utara (166 Desa) : Rp 53.918.110.000

Luwu Timur (125 Desa) : Rp 38.837.134.000

Toraja Utara (111 Desa) : Rp39.467.177.000.[]

Sumber : Kompas.Com

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *