Pembukaan Pelatihan Kerajinan Anyaman Eceng Gondok, Rabu 29 Oktober 2025.ASPIRATIF.ID — Kepala Dinas DPMG Hj.Agustinur mewakili Bupati Aceh Selatan membuka kegiatan pelatihan Kerajinan Anyaman Eceng Gondok di Kecamatan Kluet Selatan, Rabu 29 Oktober 2025 .
Pelatihan yang dilaksanakan selama 4 hari ini menghadirkan Narasumber Akademisi dari Universitas Syiah Kuala (USK) Dr.Muhammad Yasar, S.TP, M.Sc dan pelatih dari EG Craft Kecamatan Arongan Kabupen Aceh Barat.
Dalam sambutannya Hj.Agustinur mengatakan, pihaknya berharap kepada peserta agar benar-benar mengikuti pelatihan ini sehingga dapat bermanfaat dalam mengembangkan kerajinan anyaman eceng gondok di Kecamatan Kluet Selatan.
“Pelatihan ini sudah lama ingin kami laksanakan, tapi hari ini baru bisa terlaksana,” kata Agustinur.
Lebih lanjut, Agustinur meminta kepada para Keuchik agar dapat mengembangkan dan melanjutkan hasil dari pelatihan ini dengan memanfaatkan BUMG yang ada di gampong masing-masing.
“Pelatihan ini jangan hanya sampai disini saja, tapi harus berkelanjutan kedepannya,” ujar Agustinur.
Sementara itu, Camat Kluet Selatan Muriadi,SH dalam sambutannya mengatakan bahwa pelatihan ini dilaksanakan dalam upaya memanfaatkan dan mengembangkan sumber daya lokal yang ada di Kecamatan Kluet Selatan.
“Kluet Selatan kedepan harus jadi ikon kerajinan anyaman eceng gondok di Kabupaten Aceh Selatan,” kata Muriadi.
Lebih lanjut Muriadi menyebutkan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para Keuchik atas partisipasi dalam kegiatan pelatihan ini.
“Kami ucapkan terima kasih kepada para Keuchik dan BKAG yang telah berpastisipasi dalam pelaksananan kegiatan pelatihan ini,” ucap Muriadi.
Hal senada juga disampaikan ketua BKAG Aceh Selatan Hadi Saputra, S.Hut. Dalam sambutannya ia mengatakan, pelatihan ini dilaksanakan selama 4 hari dengan metode praktik langsung sehingga peserta dapat belajar dan memahami tentang cara menyanyam eceng gondok.
“Kami berharap peserta benar-benar serius mengikuti pelatihan ini dan tidak hanya seremonial saja,” ujar Hadi.
Dr. Muhammad Yasar dalam paparan materinya mengatakan,bahwa eceng gondok merupakan tanaman yang bernilai ekonomis yang dimanfaatkan dengan baik dan benar.
“Eceng Gondok adalah tanaman ekonomis jika dengan dikembangkan dengan baik, bisa berupa kompos dan souvenir,” kata Muhammad Yasar.[Red]
Tidak ada komentar