Bupati Mirwan saat mengunjungi korban banjir Trumon beberapa waktu lalu sebelum berangkat umrah
ASPIRATIF.ID — Penjabat Keuchik (Pj) Gampong Lhok Raya Kecamatan Trumon Tengah Sumadi, S.I.P mengatakan Bupati Aceh Selatan H.Mirwan sebelum berangkat umrah sudah turun ke lokasi banjir dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Sumadi, menyikapi pemberitaan di media terkait keberangkatan Bupati Aceh Selatan ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah umroh yang saat ini heboh dan menjadi perbincangan hangat di publik.
“Kami selaku Pj Keuchik Gampong Lhok Raya Kecamatan Trumon Tengah serta masyarakat yang juga salah satu Desa yang terkena banjir mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada Bupati Aceh Selatan karena begitu daerah tertimpa bencana banjir beliau dengan begitu cepat turun ke Trumon Raya untuk menangani persoalan banjir dan dengan begitu tanggap sekaligus memberi bantuan baik berupa bahan makanan maupun uang tunai yang beliau sisihkan dari gaji beliau sendiri dan hal yang beliau lakukan ini belum pernah ada kami rasakan selama ada banjir di Trumon Raya pada tahun tahun sebelumnya,” kata Sumadi kepada Aspiratif Id, Senin (8/12/2024).
Lebih lanjut Sumadi menjelaskan, terkait dengan keberangkatan Bupati Mirwan berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah umroh yang menjadi narasi kurang elok bagi pandangan orang, tetapi bagi kami masyarakat yang terdampak banjir tidak menjadi sebuah persoalan yang menakutkan, karena semua kebutuhan menyangkut dengan bantuan pangan telah teratasi dengan begitu baik bahkan berlebihan.
“Sehingga sampai warga pulang ke rumah masing – masing masih mendapat bahan pangan bagi setiap warga yang tertimpa banjir dan apalagi banjir Kecamatan Trumon Raya Alhamdulillah tidak separah dengan beberapa kabupaten lainnya,” ujar Sumadi.
“Kami berharap agar narasi yang kurang elok jangan lah terlalu di bumbu bumbui terhadap Bupati Mirwan, karena beliau telah berbuat dengan sepenuh hati paska banjir di Trumon Raya,memang kalau orang aceh kita mengatakan ,Brat Ureng Kemalon Ngon Ureng Megulam ( Berat orang melihat dari pada orang memikul ),” tutup Sumadi.[]
Tidak ada komentar