
ASPIRATIF – Kodim 0107/Aceh Selatan menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di halaman Makodim 0107/Aceh Selatan, Senin (5/10).
Upacara berlangsung sederhana namun khidmat. Kegiatan tersebut dihadiri para Perwira Staf, Danramil, Batuud, Danpos TNI AL Tapaktuan, prajurit TNI, Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta Persit KCK Cabang XXIX Kodim 0107/Aceh Selatan.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara Danramil 10/Labuhanhaji Barat Kapten Inf Amri Umari. Sementara Komandan Upacara dijabat Danramil 09/Trumon Tengah, Perwira Upacara Pasipers Kodim 0107/Aceh Selatan Kapten Inf Priya Utama, sedangkan pengucap Sapta Marga adalah Danramil 01/Tapaktuan Kapten Inf Tri Suharto.
Dalam upacara tersebut, Inspektur Upacara membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., yang menekankan pentingnya menjaga kepercayaan rakyat sebagai kehormatan sekaligus amanah bagi seluruh prajurit dan ASN TNI.

Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh prajurit dan ASN TNI di seluruh Indonesia atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, dan pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa dan negara.
“Kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah kita berikan. Kepercayaan tersebut adalah kehormatan sekaligus amanah yang wajib kita jaga,” demikian amanat Panglima TNI yang dibacakan Inspektur Upacara.
Panglima TNI juga menegaskan bahwa penguatan TNI melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN maupun modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme.
Menurutnya, lingkungan strategis terus mengalami perubahan. Ketidakpastian global, dinamika ruang informasi dan kognitif, ancaman terhadap keutuhan wilayah, serta tuntutan integritas dalam pengelolaan sumber daya negara menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.
Karena itu, momentum HUT ke-81 TNI harus menjadi tonggak untuk memperteguh tekad dalam menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, serta melindungi kekayaan Nusantara sebagai modal utama mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur.
Panglima TNI juga menekankan lima nilai utama PRIMA sebagai budaya pengabdian prajurit dan ASN TNI.
Pertama, Profesional, dengan menguasai tugas dan tanggung jawab, meningkatkan kompetensi, serta melaksanakan setiap tugas dengan taat hukum dan penuh integritas.
Kedua, Responsif, yakni peka terhadap perubahan lingkungan tugas, mampu mengenali potensi ancaman sejak dini, serta bertindak cepat, tepat, dan terukur.
Ketiga, Integratif, dengan membangun sinergi bersama seluruh komponen bangsa agar kekuatan TNI menjadi bagian dari kekuatan nasional dalam menjaga stabilitas dan mengawal pembangunan.
Keempat, Modern, dengan menguasai Alpalhankam dan teknologi yang menjadi tanggung jawabnya, serta menggunakannya secara optimal dan terintegrasi untuk menghasilkan daya tangkal dan daya tempur yang nyata.
Kelima, Adaptif, dengan menjadikan setiap penugasan dan pengalaman sebagai bahan pembelajaran, mengembangkan inovasi, serta menyesuaikan doktrin, pendidikan, latihan, dan kemampuan dengan perkembangan ancaman.
“Laksanakan kelima penekanan tersebut secara konsisten, sehingga PRIMA menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, saat ini dan di masa yang akan datang,” tegas Panglima TNI dalam amanatnya.
Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI mengajak seluruh prajurit dan ASN TNI untuk senantiasa memanjatkan doa agar Tuhan Yang Maha Esa memberikan kesehatan, kekuatan, perlindungan, dan kelancaran dalam melaksanakan tugas pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.
Upacara peringatan HUT ke-81 TNI tersebut ditutup dengan seruan “Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia! TNI PRIMA! TNI Kuat Bersama Rakyat! Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur!”.[]

Tidak ada komentar