Anggota DPRK Aceh Selatan Adi Samridha,S.Pd.IASPIRATIF.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan Adi Samridha mengatakan, bahwa Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) dan Dinas Sosial tidak serius dalam pendataan warga terdampak banjir, sehingga berimbas penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran.
“Kami menilai ini akibat ketidakseriusnya dinas-dinas terkait, sehingga terbukti dari banyaknya warga yang menerima bantuan justru bukan korban terdampak banjir,” kata legislator Partai Aceh itu, Senin 13 April 2026.
Menurut mantan ketua DPRK Aceh Selatan itu,persoalan tersebut tidak hanya terjadi di Gampong Cot Bayu.
Bahkan, kata dia hal yang sama terjadi di sejumlah gampong lain seperti Jambo Dalem, Titi Pomben, Seuneubok Pusaka, Kecamatan Trumon Timur, Kecamatan Bakongan dan Kota Bahagia.
“Maka dengan kondisi ini, memicu keluhan dan protes dari masyarakat yang merasa berhak menerima bantuan namun justru tidak terdata,” lanjut Adi Samridha.
Lebih lanjut anggota DPRK Dapil 6 (Bakongan dan Trumon Raya) ini menjelaskan, seharusnya dinas turun langsung ke gampong-gampong yang terdampak, jangan hanya menerima data tanpa melakukan verifikasi dilapangan.
“Karena pendataan yang akurat menjadi kunci utama agar bantuan dapat disalurkan secara adil dan tepat sasaran,” ujar Adi.
Begitupun, Adi juga meminta instansi terkait segera melakukan evaluasi dan verifikasi ulang data penerima bantuan agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.
“Ke depan, pendataan harus dilakukan lebih transparan dan melibatkan unsur gampong agar tidak terjadi kesalahan seperti ini lagi. Jangan sampai kesalahan dari dinas ini justru berdampak pada Bupati yang nantinya disalahkan masyarakat,” tutup Adi Samridha.[]
Tidak ada komentar