FPN-RI DPW Aceh Apresiasi Langkah Bupati Aceh Selatan dalam Menerapkan Program Bajak Sawah Gratis (BASAGA)

Redaksi
18 Mei 2025 03:34
Daerah News 0 118
2 menit membaca

ASPIRATIF.ID — Dewan Pimpinan Wilayah Aceh Forum Pemersatu Nasional (FPN-RI DPW ACEH) mengapresiasi program Bajak sawah Gratis yang dilaunching oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dibawah Kepemimpinan Bupati H. Mirwan. Ms, Se, M. Sos dan Wakil Bupati H. Baital Mukaddis, SE. Hal ini disampaikan oleh Ketua FPN-RI DPW Aceh, saudara Firdaus melalui Sekretarisnya Sdr. Tata Pasee.

Sebagai Putra Petani kita sangat berterima kasih atas program BASAGA ini dalam memprioritaskan ketahanan Pangan dan membebaskan para petani dari ongkos bajak sawah, kita berharap ini akan mampu meningkatkan produktivitas petani serta mencapai hasil panen yang maksimal, imbuh Tata Pasee.

Seperti Kata Kadis Pertanian Aceh Selatan, Nyak Lah Pada saat launching BASAGA, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan sudah mengalokasikan anggaran untuk membajak 875,53 Ha sawah di tahun 2025 ini dan selanjutnya tahun depan Inshaallah akan membajak semua sawah di Aceh Selatan dalam program selanjutnya.

banner 350x350

Meskipun program BASAGA ini belum merata ke seluruh kecamatan, tapi kami rasa ini adalah kebijakan pemerintah dalam menentukan prioritas dengan keterbatasan anggaran serta efisiensi pada saat ini, serta Aceh Selatan masih menyisakan warisan depisit anggaran dari pemerintah sebelumnya yang harus ditutupi oleh Pemerintahan Sekarang. Ucap Tata Pasee.

Kita berharap tahun depan dengan anggaran yang mumpuni dan dibantu dengan Kepiawaian sang Bupati dalam melobi pemerintah pusat supaya mampu meneruskan program BASAGA secara merata untuk seluruh sawah yang ada di Aceh Selatan.

Selanjutnya Tata Pasee mengatakan Selamat Berbahagia kepada Masyarakat Aceh Selatan atas berkurangnya beban Petani, sehingga kedepan menjadi lebih produktif.
Perlu kita ketahui bersama bahwa Program Bajak sawah Gratis ini hanya ada di dua Kabupaten di Indonesia, pertama dikabupaten Tanah Datar, Batu Sangkar Sumatra Barat dan satu lagi di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh.

Besar harapan program ini dapat diteruskan oleh Bupati kabupaten-Kabupaten lain di Indonesia, Terutama diprovinsi Aceh untuk meringankan beban para petani dan menjamin ketersediannya pangan untuk masa yang akan datang, Tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x