BSI Kucurkan Pembiayaan Rp 362 Miliar ke SPPG

2 menit membaca View : 34
Redaksi
Ekonomi & Bisnis, News - 21 Agu 2026

ASPIRATIF – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) mencatat pembiayaan yang telah disalurkan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp 362 miliar hingga Juni 2026.

Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta mengatakan, pembiayaan tersebut merupakan bagian dari upaya perseroan memperluas akses pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Program makan bergizi gratis melalui penyaluran pembiayaan kepada SPPG dengan total penyaluran sebesar Rp 362 miliar,” kata Bob dalam paparan kinerja kuartal II 2026 di Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Selain pembiayaan untuk program MBG, BSI juga menyalurkan pembiayaan inklusif untuk program prioritas lainnya.

Secara nominal, pembiayaan inklusif BSI meningkat dari Rp 84,3 triliun pada 2023 menjadi Rp 114,7 triliun hingga Juni 2026.

Adapun program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan total penyaluran Rp 1,5 triliun. Selanjutnya, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendukung pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam negeri.

Total penyaluran KUR BSI mencapai Rp6,2 triliun. Sementara itu, program perumahan rakyat yang mendukung pembangunan dan renovasi 3 juta rumah dengan total pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp19,9 triliun.

“Yang mencakupi sisi supply, which is end user-nya, dan sisi demand, which is pengusaha-pengusaha yang men-supply pembangunan rumah tersebut,” ujar Bob.

Selain itu, program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) melalui pembiayaan rumah subsidi dengan total penyaluran Rp 311 miliar. “Melalui berbagai program tersebut tentunya BSI berupaya untuk memperkuat kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional Sekaligus memperluas akses pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkasnya.[]

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *