
ASPIRATIF – Komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan untuk terus hadir di tengah masyarakat kembali dibuktikan oleh Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, SE, M.Sos, melalui kunjungan langsung ke kediaman Muhammad Husni Thamrin di Gampong Krueng Batu, Kecamatan Kluet Utara.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Selatan Diva Samudera Putra, SE, MM, Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Aceh Selatan Renol Riandy, ST, M.Si, serta Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh Selatan Gusmawi Mustafa.
Di rumah sederhana yang telah dihuni Muhammad Husni Thamrin bersama istri dan ketiga anaknya selama lebih dari sepuluh tahun itu, rombongan menyaksikan secara langsung kondisi bangunan yang sangat memprihatinkan. Sejumlah bagian rumah telah mengalami kerusakan dan belum memenuhi kriteria sebagai hunian yang layak bagi sebuah keluarga.
Suasana haru terasa ketika Bupati duduk bersama keluarga tersebut, mendengarkan secara langsung kisah kehidupan, harapan, dan berbagai kesulitan yang mereka hadapi selama ini.

Bagi Bupati Mirwan, mendengar langsung suara masyarakat merupakan bagian penting dalam memastikan setiap kebijakan pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.
Setelah melihat langsung kondisi rumah tersebut, Bupati Mirwan segera menginstruksikan kepada Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Aceh Selatan agar Muhammad Husni Thamrin didaftarkan sebagai calon penerima Program Bantuan Bangun Baru Rumah Tahun Anggaran 2027.
Mendengar instruksi tersebut, Muhammad Husni Thamrin beserta istri dan anak-anaknya tidak mampu menyembunyikan rasa bahagia.
Harapan yang selama ini mereka simpan akhirnya menemukan secercah cahaya. Ungkapan syukur pun terucap sebagai bentuk rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah.
Dalam kesempatan itu, Bupati H. Mirwan menegaskan bahwa seorang pemimpin tidak boleh hanya menerima laporan dari balik meja kerja, tetapi harus hadir langsung di tengah masyarakat.
“Seorang pemimpin tidak boleh hanya menerima laporan dari balik meja kerja. Kami harus turun langsung ke lapangan, melihat sendiri kondisi rumah masyarakat, masuk ke dapurnya, berbincang dengan keluarganya, serta mendengarkan apa yang benar-benar mereka rasakan. Dengan cara itulah pemerintah dapat memahami kebutuhan masyarakat secara nyata dan mengambil keputusan yang cepat serta tepat,” katanya ,Minggu 02 Agustus 2026.
Menurut ketua DPC Partai Gerindra Aceh Selatan itu, rumah yang layak bukan sekadar tempat berteduh, tetapi juga menjadi tempat tumbuhnya harapan, kasih sayang, serta masa depan anak-anak.
“Ketika kami menyaksikan langsung kondisi seperti ini, tidak ada alasan untuk menunda. Pemerintah harus hadir dan bergerak memberikan solusi bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Saya ingin memastikan bahwa tidak ada warga Aceh Selatan yang merasa sendirian menghadapi kesulitan hidup. Selama pemerintah memiliki kemampuan, kami akan terus berikhtiar menghadirkan perhatian dan bantuan yang tepat sasaran,” ujarnya.
Begitupun,Bupati Mirwan juga berharap rumah yang nantinya akan dibangun tidak hanya menjadi bangunan yang kokoh, tetapi menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi keluarga tersebut.
“Saya berharap rumah yang nantinya dibangun bukan hanya menjadi bangunan yang kokoh, tetapi juga menjadi awal lahirnya harapan baru, menghadirkan kenyamanan, ketenangan, dan masa depan yang lebih baik bagi keluarga ini. Insya Allah, kunjungan seperti ini akan terus kami lakukan sebagai wujud komitmen pemerintah untuk selalu hadir, mendengar, melihat, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” tutupnya.
Kunjungan tersebut menjadi cerminan nyata bahwa Pemerintah berkomitmen hadir untuk masyarakat dan kehadiran pemerintah bukan hanya diwujudkan melalui program dan kebijakan, tetapi juga melalui langkah nyata untuk melihat, mendengar, dan merasakan langsung kehidupan masyarakat.
Dari rumah-rumah sederhana di pelosok gampong, lahir berbagai keputusan yang diharapkan mampu menghadirkan kehidupan yang lebih layak, lebih bermartabat, dan penuh harapan bagi masyarakat Aceh Selatan.[]

Tidak ada komentar