
ASPIRATIF.ID – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tapaktuan secara resmi menyerahkan mahasiswa peserta Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) tahun 2026 kepada Pemerintah Kecamatan Kluet Utara.
Acara penyerahan yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Camat Kluet Utara pada Senin (04/05/2026).
Mewakili pimpinan kampus, Wakil Ketua III Bidang Humas dan Kemahasiswaan STAI Tapaktuan, Bapak Ilham Mirsal, MA, menyerahkan langsung para mahasiswa kepada Camat Kluet Utara, Alman Paluti, SSTP, M.Ec.Dev yang diwakili oleh Sekcam Kluet Utara, Fadhil Ermijal, S.Sos.
Dalam sambutannya yang menyentuh, Ilham Mirsal menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat adalah untuk belajar pada “universitas kehidupan”.
Ia mengibaratkan mahasiswa sebagai permata yang perlu diasah oleh pengalaman lapangan.
“Kami titipkan anak-anak kami kepada Bapak Camat dan para Keuchik. Anggaplah mereka anak kandung sendiri. Jika mereka khilaf, mohon tegur dan bimbing dengan kasih sayang. Kami berharap mereka tidak hanya membawa teori, tapi mampu memberi manfaat nyata bagi warga,” ujar Ilham Mirsal.
Sambut Hangat dan Harapan Pembaharuan
Sekcam Kluet Utara, Fadhil Ermijal, S.Sos, dalam sambutannya menyambut baik kolaborasi ini. Ia berharap kehadiran mahasiswa STAI Tapaktuan dapat melahirkan terobosan dan inovasi di gampong-gampong penempatan.
“Kami siap bekerja sama dan melakukan pengawasan. Kepada mahasiswa, lakukanlah pengabdian dengan baik. Jika menemukan hal yang berbeda di masyarakat, jangan cepat menyalahkan, tapi berikan perbaikan secara halus dan lembut. Mari menjadi bagian dari pembaharuan di Kluet Utara,” tegas Sekcam Fadhil.
Misi Khusus Baitul Mal Gampong
Ketua Pelaksana KPM STAI Tapaktuan, Feri Ilhamni, S.Ud, MA, menjelaskan bahwa untuk tahun 2026, lokasi penempatan mencakup empat gampong, yakni Gampong Alur Mas, Gampong Gunong Pudong, Gampong Tinggi, dan Gampong Ruak.
“Lokasi ini dipilih karena kentalnya nilai Syariat Islam dan adat istiadat, sehingga mahasiswa dapat menyerap ilmu kehidupan dengan maksimal,” jelas Feri.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, KPM kali ini membawa program unggulan yaitu pendampingan Baitulmal Gampong. Sebelum terjun, mahasiswa telah mengikuti pembekalan intensif berbasis Participatory Action Research (PAR) serta materi khusus dari Baitulmal Aceh Selatan yang disampaikan oleh Ketua Baitulmal, Tgk. Misbar Basri, dan anggota, Tgk. Sairul Bahri.
Diharapkan, kehadiran mahasiswa dapat membantu perangkat desa dalam mengelola dan mengoptimalkan potensi zakat serta infak melalui Baitulmal Gampong demi kesejahteraan umat.
Acara penyerahan tersebut turut dihadiri oleh para Keuchik dari empat gampong terkait, perangkat kecamatan, serta dosen pembimbing lapangan.
Usai seremoni, para mahasiswa langsung bertolak menuju lokasi tugas untuk memulai masa pengabdian mereka.[]
Tidak ada komentar