Kenakan Pakaian Adat Aceh dan Kebaya Warnai Peringatan Hardiknas di SDN 9 Tapaktuan

Redaksi
2 Mei 2026 16:02
Daerah News 0 32
2 menit membaca

ASPIRATIF.ID – Hal unik dikakukan oleh kepala sekolah, semua guru laki-laki mengenakan baju adat khas Aceh, begiitu juga dengan para guru lerempuan memakai pakaian kebaya dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026.

Upacara peringatan Hardiknas tahun 2026 itu berlangung pada pagi hari diikuti kepala sekolah, para guru dan semua murid SD Negeri 9 Tapaktuan Kabupaten Aceh, Sabtu (2/5/2026).

Kepala SD Negeri 9 Tapaktuan selesai upacara kepada media ini mengatakan, dengan menggunakan pakaian adat Aceh bagi guru laki-laki merupakan identitas kita sebagai masyarakat di Tanah Rencong untuk mencintai budaya dari leluhur.

Begitu juga katanya bagi para guru perempuan dengan memakai pakaian kebaya yang tidak hanya dikenakan pada acara pesta saja, tapi memperingati hari-hari besar nasional harus kita gunakan.

“Memakai baju seragam KORPRI atau baju organisasi profesi keguruan itu hal yang biasa, tapi momentum Hardiknas kali ini dengan memakai baju adat Aceh bagi guru laki-laki, dan memakai kebaya bagi guru-guru oerampuan sesuatu hal yang luar biasa,” ujar Hubbul.

Kepala sekolah menjelaskan, peringatan Hari Pendidikan Nasional bukanlah sekadar seremonial tahunan yang ditandai dengan upacara bendera dan berbagai ragam lomba.

Namun ungkap Hubbul, momentum ini adalah waktu bagi kita untuk meneguhkan kembali dedikasi dan semangat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanat konstitusi.

Ia menuturkan, kita patut mengenang jasa Ki Hajar Dewantara, yang telah meletakkan fondasi pendidikan di Indonesia.

“Melalui semangat beliau, kita diingatkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkeadilan tanpa diskriminasi,” katanya.

Hubbul mengajak dan berpesan, semua anak-anakku sekalian, kita harus bersyukur karena masih diberikan nikmat untuk belajar dengan fasilitas yang layak dan dukungan teknologi yang canggih.

Dikatakannya, di luar sana, masih banyak teman-teman kita yang mungkin masih kesulitan untuk bersekolah atau mendapatkan pendidikan yang memadai.

Lebih lanjut Hubbul menyampaikan, sebagai bahan renungan, lihatlah semangat teman-teman kita di Sekolah Luar Biasa (SLB). Meskipun memiliki keterbatasan fisik, mereka tetap semangat menuntut ilmu.

“Jika mereka yang memiliki keterbatasan saja bisa begitu bersemangat, maka kalian yang memiliki banyak kelebihan tidak boleh kalah semangatnya dalam mengejar cita-cita,” tandasnya.

Hubbul mengungkapkan, pendidikan adalah prioritas utama untuk memutus mata rantai kemiskinan dan membangun sumber daya manusia yang kuat.

Kepala sekolah mengajak, mari kita bangkitkan kembali semangat belajar, tingkatkan literasi, dan manfaatkan setiap kesempatan pendidikan dengan sebaik-baiknya untuk menjadi generasi yang hebat dan kuat.

Dalam upacara peringatan Hardiknas tahun 2029 berlangsung dengan suasana yang khidmat dan sarat dengan makna, dengan petugas upacaranya para gutu SD Negeri 9 Tapaktuan yang telah di tunjuk.[]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga
x
x