Satgas PRR Aceh II didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Selatan Melakukan Monev di Desa Indra Damai, Kamis 13 Agustus 2013.ASPIRATIF – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Aceh II melaksanakan kunjungan lapangan (mini touring) dalam rangka monitoring dan evaluasi terhadap sejumlah kolam budidaya dan jalan produksi yang mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi di Desa Indra Damai Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (13/08/2026).
Kegiatan ini bertujuan melakukan verifikasi kondisi lapangan sebagai dasar percepatan rehabilitasi sarana yang terdampak bencana serta memastikan proses penanganan dan pemulihan berjalan secara terpadu.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Koordinator Wilayah Aceh II Posko Nasional Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Brigadir Jenderal TNI (Mar) Dr. Guslin Kamase., S.H., M.H., M.M. selaku Ketua Tim dan Kombes Pol. Roy Huwae. S.I.K Wakatim dan perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum serta perwakilan dari Itjen Kemendagri.
Dalam kegiatan tersebut, Tim meninjau secara langsung kondisi kolam budidaya dan jalan produksi yang mengalami kerusakan akibat banjir sekaligus melakukan evaluasi terhadap kebutuhan rehabilitasi serta langkah-langkah pemulihan yang diperlukan.

Selain itu, turut mendampingi kegiatan tersebut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Selatan Hadi Suhaima, S.Pi, M.Si, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Aceh Selatan di wakili Kabid Bina Marga Gamal Halim, ST., M.T dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Aceh Selatan diwakili Kabid Pembinaan SMP Debi Sunandar, S.Pd.I.
Kehadiran perangkat daerah terkait mencerminkan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Brigadir Jenderal TNI (Mar) Dr. Guslin Kamase, S.H., M.H., M.M. menyampaikan bahwa kunjungan lapangan ini merupakan bagian dari proses monitoring dan evaluasi terhadap kerusakan dan perbaikan infrastruktur akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi akhir tahun lalu.
Hasil peninjauan akan menjadi dasar dalam penyusunan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi agar penanganan dapat dilaksanakan secara tepat sasaran, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melalui Kepala Dinas Kelautan Hadi Suhaima, S.Pi., M.Si. menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat melalui Satgas PRR yang turun langsung meninjau lokasi terdampak.
Menurutnya, rehabilitasi kolam budidaya dan jalan produksi yang rusak sangat penting untuk mengembalikan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para pembudidaya perikanan yang terdampak bencana hidrometeorologi.
“Melalui kegiatan mini touring dan evaluasi lapangan ini diharapkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kabupaten Aceh Selatan dapat segera direalisasikan,” kata Hadi Suhaima.
Dengan demikian lanjut Hadi Suhaima, sarana produktif masyarakat dapat kembali berfungsi secara optimal, mendukung pemulihan ekonomi daerah, serta meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
“Harapan kita dengan adanya monitoring dan evaluasi dari satgas PRR Aceh II ini dapat membantu masyarakat,” tutupnya.[]

Tidak ada komentar