Rekam Jejak M.Najur, dari Penjaga Sekolah, Kini Jadi Kadisdikbud Aceh Selatan

3 menit membaca View : 15
Redaksi
News, Sosok - 14 Agu 2026

ASPIRATIF – Najur begitu ia biasa disapa.Pria kelahiran Gampong Sialang Kecamatan Kluet Selatan 56 tahun silam itu memulai karirnya dari bawah, sebagai penjaga sekolah Sekolah Dasar (SD) Negeri Kampung Sapik Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan.

Najur dibesarkan dalam keluarga yang sederhana.Ia memulai pendidikan di MIN Suaq Bakung,lalu melanjutkan ke MtsN Suaq Bakung (sekarang MtsN 2 Aceh Selatan) dan MAS Suaq Bakung (sekarang MAN 2 Aceh Selatan).

Sejak kecil,Najur sudah hidup mandiri.Untuk jajan misalnya, ia mencari kelapa,lokan lalu di jual bahkan membersihkan kebun Pahitnya hidup yang dijalani,tak membuat ia putus asa.

Nasib mujur berpihak padanya,ia diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) saat duduk dikelas III MAS menggunakan ijazah MIN dengan golongan I/a dan memutuskan berhenti dari MAS.

Najur memulai karirnya sebagai penjaga sekolah pada SD Negeri 1 Paya Dapur di Desa Kampung Sapik Kecamatan Kluet Selatan (saat ini Kecamatan Kluet Timur) tahun 1989.

Kemudian tahun 1995 ia pindah tugas ke SD Muhammadiyah Blok VI Baru Kecamatan Simpang Kanan Kabupaten Aceh Selatan (sekarang Kabupaten Aceh Singkil).

Karena belum menamatkan Sekolah Menengah Atas, ia mengurus kembali dari MAS pindah ke MA Muhammadiyah Blok VI Baru Kecamatan Simpang Kanan Kabupaten Aceh Selatan yang sekarang menjadi MA Muhammadiyah Tulaan Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil dan tamat pada tahun itu juga.

Dari penjaga sekolah Najur meniti karir, pada tahun 2000 ia diperbantukan pada Kantor Kandep Simpang Kanan kemudian pada tahun 2001 dipindah tugaskan pada Kantor Camat Simpang Kanan.

Dari sinilah awal karirnya mulai menanjak dengan dipercayakan sebagai Plt Kepala Desa Bulu Ara Kecamatan Simpang Kanan (sekarang Kecamatan Suro Makmur).

Merasa pendidikannya masih sebatas hanya mengantongi ijazah MA, Najur melanjutkan studinya ke Perguruan Tinggi yaitu Universitas Abulyatama mengambil jurusan strata satu pada jurusan PPKn dan tamat tahun 2002 dengan meraih gelar sarjana pendidikan.

Setelah meraih gelar sarjana beliaupun beralih jabatan dari tenaga struktural menjadi tenaga fungsional, pada tahun 2003 ia diangkat menjadi guru pada SMA Negeri 1 Simpang Kanan hingga tahun 2013.

Tidak hanya sebatas meraih gelar sarjana, pada tahun 2010 ia melanjutkan studi untuk menempuh pendidikan strata dua dengan melanjutkan ke Program Pasca Sarjana di Universitas Negeri Medan (UNIMED) jurusan Administrasi Pendidikan (AP) melalui tugas belajar dan tamat pada tahun 2012 dengan meraih gelar Magister Pendidikan.

Walaupun mendapat tugas belajar dari Pemda setempat, namun tidak diberikan beasiswa, sehingga ia terpaksa bekerja sebagai tukang becak untuk tambahan biaya kuliahnya.

Satu dasawarsa Najur bertugas di SMA Negeri 1 Simlang Kanan dipindahkan ke SMA Negeri 1 Danau Paris dan masih pada tahun yang sama Najur dipindahkan ke SMP Negeri 2 Singkil.

Selama menjadi guru, Najur sangat vokal memperjuangkan hak-hak guru bahkan ia menjadi Ketua Koalisi Barisan Guru Bersatu (KoBAR GB) Aceh pimpinan Almarhum Sayuti Aulia di Provinsi Aceh, sebuah organisasi yang getol memperjuangkan aspirasi guru dan melakukan investigasi terhadap permasalahan guru.

Barangkali sikap Najur yang mengkritisi kebijakan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil terhadap guru dan melakukan perlawanan dengan melakukan aksi demonstrasi, pada tahun 2016 ia dipindahkan menjadi staf di Kantor Camat Pulau Banyak Barat, sebuah kecamatan yang berada di kepulauan terluar di Kabupaten Aceh Singkil.

Najur keberatan atas surat keputusan itu dengan melakukan gugatan ke PTUN Banda Aceh dan ia kembali dipindahkan lagi menjadi guru pada tahun yang sama.

Setelah kembali menjadi guru, pada tahun 2017 beliau dilantik menjadi Pengawas SMP pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Singkil.

Selanjutnya pada bulan Agustus 2018 ia dilantik menjabat Kepala Bidang Pendidikan Dayah pada Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Singkil dan terakhir pada tahun 2019 dilantik menjabat Kepala Bidang Kebudayaan di Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Singkil hingga sekarang.

Kini, penjaga sekolah itu dipercaya oleh Bupati Mirwan untuk menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan.Selamat Pak M.Najur, semoga dinas pendidikan dan kebudayaan Aceh Selatan Maju dan Produktif.[]

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *