
ASPIRATIF.ID – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh talenta muda berbakat dari dunia pendidikan Aceh Selatan. Wahrul Fitra, murid SMK Negeri 1 Kluet Selatan, sukses meraih medali perunggu sekaligus memastikan diri lolos ke ajang bergengsi Pekan Olahraga Aceh (PORA) Tahun 2026 pada cabang olahraga Shorinji Kempo.
Wahrul yang turun di kelas 55 Kg Putra tampil memukau dan penuh percaya diri dalam laga kualifikasi (Pra-PORA). Ketangguhan dan teknik yang matang di atas matras berhasil membawanya naik ke podium juara, sekaligus mengamankan tiket menuju putaran final PORA Aceh 2026. keberhasilan ini menjadi angin segar sekaligus bukti nyata potensi atlet muda dari wilayah Kluet Selatan.
Keberhasilan Wahrul Fitra disambut gembira dan penuh rasa syukur oleh keluarga besar SMK Negeri 1 Kluet Selatan. Pihak sekolah berkomitmen akan terus mengawal dan mendukung penuh persiapan sang atlet menuju ajang PORA 2026 mendatang.
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kluet Selatan, Hariya Haldin, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi yang luar biasa atas kerja keras dan dedikasi yang ditunjukkan oleh anak didiknya tersebut.
“Kami keluarga besar SMK Negeri 1 Kluet Selatan merasa sangat bangga dan bersyukur atas prestasi luar biasa yang diraih oleh ananda Wahrul Fitra. Medali perunggu dan tiket lolos ke PORA Aceh 2026 ini adalah buah dari kerja keras, disiplin tinggi, dan latihan konsisten yang selama ini ia jalani,” ujar Hariya Haldin dalam keterangannya.
“Prestasi ini membuktikan bahwa murid SMK tidak hanya unggul dalam bidang vokasi dan akademik, tetapi juga mampu berbicara banyak dan mengukir tinta emas di bidang olahraga. Kami akan terus memberikan dukungan penuh, baik moral maupun fasilitas, agar Wahrul dapat mempersiapkan diri lebih matang dan mampu menyumbangkan medali emas untuk Aceh Selatan di ajang PORA 2026 nanti. Semoga ini juga menjadi motivasi bagi murid murid lainnya untuk terus menggali potensi diri,” tambahnya dengan penuh optimisme.
Dengan hasil ini, Wahrul Fitra akan segera masuk ke pemusatan latihan guna memantapkan fisik dan strategi menjelang PORA Aceh 2026.
Persaingan di babak utama diprediksi akan lebih ketat, namun dukungan dari pihak sekolah, pelatih, dan masyarakat Aceh Selatan diharapkan menjadi bahan bakar utama bagi Wahrul untuk kembali mengibarkan bendera kemenangan.[]
Tidak ada komentar