
ASPIRATIF – Tokoh Pemuda Barat Selatan Aceh, Irvan Juanda yang akrab disapa Dek Gam, menyatakan dukungan penuh terhadap kinerja kepala Badan Pengelola Migas Aceh Nasri Djalal – BPMA dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai fungsinya.
Pernyataan itu disampaikan Dek Gam menanggapi isu yang beredar di media sosial terkait blok andaman.
“Seharusnya Pemerintah Aceh dengan BPMA bersinergi dan solid bekerja sama untuk kepentingan rakyat Aceh. Jangan sampai ada kegaduhan yang justru menghambat program strategis daerah,” ujar Dek Gam, Minggu 19 Juli 2026.
Dek Gam juga mengapresiasi Nasri Djalal selaku kepala BPMA di bawah kepemimpinan saat ini.

Dek gam melihat keberanian Nasri Djalal mengambil sikap terkait permasalahan ini dimana sudah 20 tahun yang lalu masih menjadi kebuntuan antara Aceh Dan Pusat,
Dek Gam juga mengapresiasi Nasri Djalal selaku kepala BPMA juga berani mengambil langkah untuk membuka kunci kewenangan maritim yang selama ini di kunci oleh pemerintah pusat batas tradisional 12 mil laut, sosok Nasri Djalal mengambil sikap tegas dan berani melakukan lompatan birokrasi yang taktis
“Ini luar biasa. Nasri Djalal selaku ketua BPMA terus bergerak dan bekerja untuk kepentingan daerah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dek Gam meminta Kepala BPMA agar tidak ragu melakukan evaluasi internal. Menurutnya, BPMA memiliki 5 Deputi yang menjadi kunci penggerak BPMA tersebut,Deputi Perencanaan, Deputi Operasi,Deputi Dukungan Bisnis,Deputi Keuangan,Deputi Sekretaris Badan.
“Saya mendukung penuh mualem sebagai gebernur Aceh dan juga Nasri Djalal Selaku Kepala BPMA untuk mengevaluasi kinerja internal. Jika ada Deputi yang tidak sejalan dengan tujuan Pemerintah Aceh dan juga BPMA yaitu untuk kepentingan Daerah dan kesejahteraan rakyat Aceh, maka harus segera dibenahi atau di evaluasi,” tutup Dek Gam.[]

Tidak ada komentar