T.Sukandi : “Kacung” Sama dengan Pelayan Rakyat

Redaksi
24 Des 2025 15:00
Daerah News 0 466
2 menit membaca

ASPIRATIF.ID — Pengamat Sosial dan Politik T.Sukandi menanggapi terkait polemik istilah “Kacung” yang saat ini sedang menjadi pembicaraan hangat di publik Aceh Selatan, pasca salah satu pengamat kebijakan publik Dr.Nasrul Zaman melontarkan pernyataan bahwa DPRK Aceh Selatan “Kacung” H.Mirwan.

“Kedaulatan berada ditangan rakyat dilaksanakan berdasarkan Undang-undang” (Pasal 1 Ayat 2 UUD 1945. Bahwa “Kedaulatan adalah Kekuasaan” maka yang berdaulat atau yang berkuasa di Republik ini adalah Rakyat,” kata T.Sukandi, Rabu (24/12/2025).

Menurut koordinator For -PAS itu, di dalam negara demokrasi Republik Indonesia pemerintah itu adalah pelayan yang melayani kepentingan masyarakatnya, melayani hak-hak sipil dan politik rakyatnya, menegakkan hukum secara adil serta mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Secara filosofi hubungan rakyat dengan pemerintah bagaikan hubungan Air dengan Ikan, Air adalah rakyat sedangkan pemerintah adalah Ikan,” lanjut mantan anggota DPRK Aceh Selatan itu.

“Bahwa yang memberikan kehidupan pada ikan (pemerintah) itu adalah air (rakyat) karena tampa air ikan akan mati, tapi bila ikan tidak ada didalam air maka air akan tetap jalan, demikian juga dengan pemerintah, tidak ada negara didunia ini, “pemerintah tanpa rakyat,” sambungnya.

T.Sukandi menambahkan, di Republik Indonesia ini yang menghidupi pemerintah itu adalah rakyat, karena dengan uang rakyat itulah segala biaya birokrasi pemerintahan bisa jalan dari mulai gaji dan biaya operasional lainnya itu bersumber dari kristalisasi keringat rakyat.

“Maka oleh karena itu, Pemerintah Republik Indonesia disebut pemerintahan rakyat, “Dari Rakyat Oleh rakyat dan Untuk Rakyat”, sesungguhnya “Rakyat adalah Tuan” dan Pemerintah adalah Pelayan (Kacung),” tutup T.Sukandi.[]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga
x
x