
ASPIRATIF.ID — Pasca merosotnya prestasi Kabupaten Aceh Selatan pada MTQ ke 37 di Kabupaten Pidie Jaya yang digelar beberapa hari lalu mendapat tanggapan beragam dari publik. Pasalnya, turunnya prestasi tersebut sangat drastis sekali, dari juara 3 ke peringkat 10.
Itu sebab, banyak dorongan dan masukan dari berbagai pihak agar Bupati Aceh Selatan H.Mirwan segera melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap Lembaga Pembinaan Tiwatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Aceh Selatan.
Tgk Misbar Al-Salmani misalnya, Komandan Santri Bela Negara (SBN) Aceh mengatakan lemahnya perhatian pemerintah daerah terhadap pembinaan tilawatil Qur’an di Kabupaten Aceh Selatan.
“Aceh Selatan ini punya potensi luar biasa, dayah banyak, guru ngaji banyak, tapi kalau sistem pembinaan Qur’ani tidak serius, hasilnya ya begini. MTQ bukan soal ikut seremonial, tapi tentang investasi keimanan dan pembinaan kader Qur’ani,” kata Tgk. Misbar, Minggu (9/11/2025).
Lebih lanjut Ia menilai, posisi Aceh Selatan yang terpuruk bukan sekadar akibat dari minimnya peserta unggulan, melainkan cermin dari kurangnya koordinasi antara lembaga pendidikan Islam, LPTQ, dan dinas terkait.
“Harusnya Dinas Syariat Islam dan LPTQ Aceh Selatan punya program berkelanjutan, bukan mendadak latihan menjelang lomba. Ini tanggung jawab moral pemerintah terhadap generasi Qur’ani,” ujarnya.
Lebih jauh, Tgk. Misbar menyerukan agar Bupati Aceh Selatan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pola pembinaan MTQ, sekaligus memperkuat dukungan terhadap guru tahsin, tahfiz, dan qari-qariah di seluruh kecamatan.
“Kalau tidak dibenahi dari sekarang, jangan harap bisa bersaing tahun depan. Aceh Selatan tidak boleh puas menjadi penonton di panggung MTQ,” tutupnya.
Sementara itu, informasi yang diperoleh Aspiratif Id, Minggu (9/11/2025), ada peserta yang menjadi juara 1 saat MTQ Kabupaten,namun tidak di bawa ke MTQ tingkat Provinsi.
“Contoh Syahril Qur’an Putri dari Kecamatan Kluet Selatan,saat MTQ tingkat Kabupaten di Labuhan Haji Timur beberapa waktu lalu meraih juara 1, namun tidak di ikutsertakan pada MTQ ke 37 di Kabupaten Pidie Jaya, pertanyaannya, untuk apa juga MTQ Kabupaten, kalau yang menang lain, yang ikut ke MTQ Provinsi orang lain pula, kedepan gak usah ada lagi MTQ Kabupaten,” kata salah satu masyarakat yang tidak bersedia disebutkan namanya, Minggu (9/11/2025).
“Harapan kami kepada Pak Bupati Mirwan segera lalukan evaluasi terhadap LPTQ Aceh Selatan,Kepala Dinas Syariat Islam, agar kedepan menjadi lebih baik lagi,” tutupnya.[Red]
Tidak ada komentar