PPI Lhok Pawoh Sawang Dangkal dan Sempit,Nelayan Minta Perhatian Pemerintah

2 menit membaca View : 2
Redaksi
Daerah, News - 05 Okt 2026

ASPIRATIF – Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Gampong Lhok Pawoh Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Selatan saat ini mengalami pendangkalan dan sempit. Padahal, potensi dan produksi yang ada di PPI ini tinggi dan menjanjikan.

Itu sebab, nelayan dan pengusaha boat/kapal nelayan mengeluhkan kondisi PPI Lhok Pawoh saat ini. Tak heran, kondisi tak bersahabat tersebut bisa mempengaruhi pendapatan dan perekonomian nelayan.

Ketua Pemuda Gampong Lhok Pawoh Ayuzar kepada media mengatakan,pelabuhan merupakan fasilitas dan akses penting dalam mendongkrak perkembangan perekonomian, meraup tenaga kerja sekaligus menekan angka pengangguran.

“Jika dipresentasikan, jumlah nelayan, omset dan produksi ikan cenderung besar di Kecamatan Sawang, Aceh Selatan, namun kondisi PPI seperti Kerakap tumbuh di batu, mati enggan kemajuan tak mau,” katanya,Senin (5/10).

Menurut Ayuzar, sudah lama PPI ini belum tersentuh dan mendapat perhatian pemerintah dalam upaya pengembangan infrastruktur dan mendongkrak potensi perekonomian masyarakat.

Padahal kata Ayuzar, pelabuhan merupakan salah satu aset penting bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya nelayan.

Selain itu, kesejahteraan bukan saja dinikmati para nelayan tetapi memberi peluang pekerjaan bagi publik, dari buruh nelayan, pedagang, jasa pengangkutan hingga perputaran keuangan.

“Sayangnya pemerintah daerah dan provinsi terkesan kurang kepedulian untuk melakukan pengembangan pembangunan fasilitas dan infrastruktur. Padahal keberadaan PPI Lhok Pawoh dapat mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi,” ujar Ayuzar.

Lebih lanjut Ayuzar menjelaskan, saat ini kondisi kolam sandar mengalami kedangkalan dan sempit. Dampaknya menyebabkan sulit keluar masuk dan bersandar kapal, apalagi dilakukan penambahan armada.

“Kami berharap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh dan Aceh Selatan turun tangan untuk mengatasi kedangkalan dan kesempitan. PPI Lhok Pawoh butuh perluasan area kolam sandar agar lebih optimal,” harapnya.

Ayuzar menambahkan,bukankah pembangunan infrastruktur pelabuhan salah satu skala prioritas dalam menciptakan lapangan kerja, peningkatan perekonomian dan latar belakang untuk pemasukan negara.

“Tolonglah bapak-bapak kami, bantu dan bangun PPI Lhok Pawoh semaksimal mungkin, dan jangan ada kesan dianak tirikan. Harapan ini disampaikan bukan untuk kepentingan pribadi tetapi curahan hati masyarakat,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Aceh Selatan Hadi Suhaima,S.Pi,M.Si mengatakan, pihaknya telah mengusulkan rehab PPI ke DKP Provinsi Aceh termasuk PPI Lhok Pawoh Kecamatan Sawang.

“Sudah kita usulkan rehab dan perbaikan beberapa PPI di Kabupaten Aceh Selatan ke Pemerintah Aceh, semoga tahun 2027 dapat terealisasi ,” kata Hadi Suhaima,Senin (5/10).[]

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *