
ASPIRATIF|SUBULUSSALAM – Luar biasa. Sebanyak 32 orang siswa SMA Negeri Unggul Kota Subulusalam lulus masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) jalur Talenta tahun 2026.
Pengumuman masuk PTN jalur Talenta itu diumumkan oleh panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) pada Senin, 1 Juni 2026.
Lulusnya 32 orang siswa itu yang rata-rata memilih masuk Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh jalur Talenta, menjadikan SMA Negeri Unggul Subulussalam menjadi peringkat satu di USK.
Kepala SMA Negeri Unggul Subulussalam, Syahri Ramadhan Pohan SPd MSi kepada media ini, Rabu (3/6/2026) mengatakan, sebanyak 32 orang siswa dari sekolah yang ia pimpin berhasil masuk PTN melalui jalur Talenta tahun 2026 yang rata-rata masuk USK dengan berbagai fakultas dan program studi.

Katanya, dari hasil pengumuman yang dikeluarkan oleh USK melalui Pembantu Rektor I Bidang Akademik, Prof Dr Heru Fahlevi di Seambi Indonesia edisi Selasa, 2 Juni 2026 yang mengumumkan 10 sekolah/madrasah lulus di USK melalui jalur Talenta.
“Alhamdulillah, dari 10 besar sekolah/madrasah se-Provinsi Aceh, menempatkan SMA Negeri Unggul Subulussalam sebagai peringkat satu siswa yang lulus di USK melalui jalur Talenta,” ujar Syahri.
Disebutkannya, sekolah ini sebelumnya telah berhasil mengantarkan sebanyak 36 orang lulus jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), kemudian pada jalur Seleksi Nasional Berdasrkan Tes (SNBT) sebanyak 66 orang lulus PTN, baik di universitas negeri yang ada di Aceh maupun luar Aceh.
Sementara itu ungkap Syahri, pada jalur Talenta merupakan perolehan prestasi akademik dan non akademik siswa, sebanyak 32 orang berhasil melanjutkan studi mereka di USK Banda Aceh. Sehingga sebanyak 134 siswa kelas XII SMA Negeri Unggul Subulussalam lulus di PTN dari 192 siswa kelas XII.
Lebih lanjut kepala sekolah menuturkan, keberhasilan siswanya sebanyak 134 orang tembus di PTN tahun ini membuktikan sekolah yang berada di perbatasan paling ujung barat antara Aceh dan Sumatera Utara mampu bersaing dan bersanding dengan sekolah-sekolah lainnya di provinsi ini dari kualitas pembelajaran.
“Ketekunan siswa, semua guru, peran tenaga kependidikan, pengawas, komite sekolah, orang tua/wali siswa, masyarakat, motivasi dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Subulussalam dan semua stakeholders pendidikan di daerah dengan julukan Sadakata, merupakan keberhasilan pendidikan di SMA Negeri Unggul Subulussalam,” imbuh Syahri.
Ia mengucapkan, terima kasih atas semua pihak yang mendukung kemajuan pendidikan di sekolah ini, semoga satu seleksi masuk USK yaitu jalur Mandiri ada siswanya yang lulus, sehingga 100 pesen bisa kuliah di PTN.
Apresiasi Kacabdisdik
Terpisah, Kepala Cabang Dinas Pendidkan (Kacabdisdik) Wilayah Kota Subulussalam, Antoni Berampu MPd menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada SMA Negeri Unggul Subulussalam yang sudah meluluskan sebanyak 32 orang siswanya pada jalur Talenta.
“Peringkat satu siswa SMA Negeri Unggul Subulussalam lulus jalur Talenta dari 23 kabupaten/kota yang ada di Aceh, merupakan prestasi yang luar biasa bukan saja bagi semua warga sekolah bahagia, tapi semua keluarga besar Cabdisdik, dan semua masyarakat Kota Sunulussalam ikut terharu serta terharu,” kata Antoni.
Ia menjelaskan, USK telah mengumumkan hasil seleksi Jalur Prestasi berdasarkan Talenta tahun akademik 2026/2027. Dari 1.206 peserta yang mendaftar, sebanyak 461 orang dinyatakan lulus setelah melewati proses seleksi yang berlangsung ketat.
Dikatakannya, selain menyoroti tingginya persaingan pada jalur penerimaan tersebut, hasil seleksi juga memperlihatkan sejumlah sekolah yang mencatat jumlah kelulusan terbanyak.
“Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada semua siswa siswa yang lulus melalui jalur SNBP, SNBT, Talenta dan gerima kasih kepada semua warga SMA Negeri Unggul Subulussalam dalam mengembangkan dan memajukan pendidikan di daerah yang kita cintai ini,” ucapnya.
Antoni berpesan, kepada siswa kelas XII SMA Negeri Unggul Subulussalam yang ingin kuliah di PTN masih ada satu lagi jalur Mandiri. Kalau pun belum lulus dan ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinngi masih bisa masuk ke PTS.
“Kampus-kampus swasta tidak kalah dengan kampus-kampus negeri, apalagi sekarang kampus swasta sudah memiliki fasilitas dan kualitas yang mumpuni, tempat kita melanjutkan pendidikan bukanlah sebuah jaminan untuk masa depan seseorang, tapi terpulang komptensi masing-masing individu kita,” pungkasnya.[]

Tidak ada komentar