Manasik Haji Ke-7 KBIHU Nashita Al Hujjaj : Bekali Jamaah dengan Pemahaman Perjalanan Menuju Tanah Suci

2 menit membaca View : 3
Redaksi
Daerah, News - 19 Okt 2026

ASPIRATIF – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Nashita Al Hujjaj kembali menggelar manasik haji pertemuan ke-7 pada Ahad, (18/10), di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Jalan KH Ahmad Dahlan No. 07, Banda Aceh. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB ini menjadi bagian dari upaya membekali jamaah calon haji agar lebih siap menghadapi setiap tahapan perjalanan menuju Tanah Suci.

Mengangkat materi “Persiapan Keberangkatan dan Perjalanan Haji: Dari Rumah hingga Tanah Suci”, kegiatan menghadirkan H. Abrar Zym, S.Ag., M.H., sebagai pemateri. Ia dikenal sebagai tokoh Muhammadiyah Aceh dan pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat sejak akhir 2023 hingga memasuki masa purna bakti pada April 2026.

Dalam penyampaiannya, Abrar Zym menguraikan berbagai hal yang perlu dipersiapkan jamaah, mulai dari kelengkapan dokumen, perlengkapan dan koper, pakaian ihram, hingga persiapan keluarga yang ditinggalkan.

Pembahasan kemudian berlanjut pada tahapan keberangkatan dari daerah, pelepasan jamaah, proses di Asrama Haji dan bandara, pemeriksaan imigrasi, penerbangan, hingga kedatangan di Arab Saudi dan penyesuaian di hotel.

Jamaah juga diajak memahami pentingnya koordinasi dengan kelompok selama perjalanan. Persiapan tersebut bukan sekadar urusan teknis, melainkan bagian penting untuk membantu jamaah menjalani ibadah dengan tertib, aman, dan nyaman.

Suasana manasik berlangsung hangat, ceria, dan interaktif. Gaya penyampaian pemateri yang komunikatif mendorong jamaah aktif berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan berdasarkan kebutuhan serta kekhawatiran mereka menjelang keberangkatan.

Diskusi ini menjadikan kegiatan manasik tidak hanya sebagai ruang menerima materi, tetapi juga kesempatan untuk membangun kepercayaan diri dan kesiapan bersama.

Ketua KBIHU Nashita Al Hujjaj, Hj. Zaidar Jaafar, menegaskan pentingnya pembekalan yang menyeluruh bagi setiap jamaah calon haji.

“Manasik ini bukan hanya tentang memahami tata cara ibadah, tetapi juga mempersiapkan jamaah menghadapi perjalanan panjang menuju Baitullah. Kami ingin jamaah berangkat dengan ilmu, kesiapan, dan rasa percaya diri, serta mampu saling menjaga selama perjalanan,” ujar Hj. Zaidar Jaafar.

Melalui pertemuan ini, KBIHU Nashita Al Hujjaj berharap jamaah semakin memahami alur perjalanan haji sejak dari rumah hingga tiba di Tanah Suci. Kesiapan fisik, mental, administrasi, dan kebersamaan menjadi bekal penting agar perjalanan ibadah berlangsung lancar.

KBIHU Nashita Al Hujjaj terus berkomitmen mendampingi jamaah melalui bimbingan yang terarah dan berkesinambungan. Dengan semangat “Melayani dengan Ikhlas, Membimbing dengan Ilmu”, setiap rangkaian manasik diharapkan menjadi langkah bermakna dalam mempersiapkan jamaah meraih haji yang mabrur.

Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, kemudahan, dan kelancaran kepada seluruh jamaah dalam menunaikan ibadah haji. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.[Ari]

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *