Abu Heri Tampung Aspirasi dan Kawal Pembangunan Irigasi Gunung Pudung

2 menit membaca View : 6
Redaksi
News, Parlemen - 01 Jun 2026

ASPIRATIF|ACEH SELATAN – Politisi Partai Aceh, T. Heri Suhadi yang akrab disapa Abu Heri menggelar pertemuan silaturahmi dengan masyarakat Desa Ruak dan Gunung Pudung, Kecamatan Kluet Utara. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat memanfaatkan momentum untuk menyampaikan berbagai keluhan serta harapan langsung kepada anggota DPRA Dapil 9 tersebut.

‎Selain bertatap muka, Abu Heri juga meninjau langsung lokasi free intake Gunung Pudung untuk melihat kondisi riil di lapangan serta mendengarkan keluh kesah warga setempat.

‎Keuchik Ruak, T. Zuhar Nizan, menyampaikan harapan besar agar persoalan irigasi di free intake Gunung Pudung dapat segera direalisasikan secara permanen.

Senada dengan Keuchik, tokoh masyarakat Desa Ruak, Kariaman, menegaskan bahwa irigasi tersebut merupakan urat nadi bagi para petani.

‎”Irigasi di free intake Gunung Pudung itu adalah jantung bagi petani untuk mengairi persawahan di Kecamatan Kluet Utara, dan umumnya di wilayah Kluet Raya,” ujar Kariaman, Senin (1/6/2026).

‎Merespons aspirasi tersebut, Abu Heri menegaskan komitmennya untuk mengawal proses pembangunan ini hingga benar-benar terealisasi. Ia mengabarkan bahwa saat ini Detail Engineering Design (DED) irigasi Gunung Pudung sedang dalam proses pengerjaan.

‎”Kita doakan agar (DED) cepat selesai dan bisa langsung ditindaklanjuti. Walau demikian, kita juga mengapresiasi gerak cepat Bupati Aceh Selatan yang telah tanggap menyalurkan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk menormalisasikan irigasi tersebut,” ungkap Abu Heri.

‎Sebagai bentuk keseriusan, di hadapan masyarakat yang hadir, Abu Heri langsung menghubungi pihak dinas terkait via telepon untuk memastikan update informasi terkini mengenai penanganan irigasi tersebut.

‎Turut hadir dalam kegiatan silaturahmi ini Camat Kluet Utara Alman Paluti, Kepala Pengairan Ranting Kluet Ridwansyah Abadi, Keuchik Ruak T. Zuhar Nizan, Keuchik Gunung Pudung Syahdi, Keuchik Alurmas, Zazuli, Keuchik Kampung Tinggi, Yusnan serta para tokoh masyarakat, pemuda, dan keterwakilan perempuan/ibu-ibu setempat.[]

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *