“Rakyat Saya Kelaparan, Jenazah Belum Diambil, Tolong Dibantu”

Redaksi
4 Des 2025 08:10
Daerah News 0 56
2 menit membaca

ASPIRATIF.ID. – Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, meminta Presiden RI Prabowo Subianto untuk segera memberikan bantuan dalam penanganan banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara.

Hingga hari ke-12 sejak banjir melanda, belum ada satu pun pejabat menteri dari Kabinet Merah Putih yang datang ke daerah tersebut.

Banjir parah, korban meninggal terus bertambah

banner 350x350

Banjir yang melanda Aceh Utara telah menewaskan 121 orang dan 109 orang lainnya dilaporkan hilang per Rabu (3/12/2025) pukul 12.00 WIB.

“Kami mohon pusat dan seluruh rakyat Indonesia bantu Aceh Utara. Pusat selain Basarnas belum hadir ke Aceh Utara. Rakyat saya kelaparan, jenazah rakyat saya belum diambil, tolong dibantu,” ujar Bupati Ismail dengan nada emosional.

Ia menyatakan bahwa ia tidak mengerti mengapa belum ada pejabat pusat yang datang untuk melihat kondisi di lapangan.

“Apakah pejabat pusat tidak tahu? Lalu ada pejabat pusat yang menyatakan banjir tidak parah. Saya emosional, tolong bantu kami. Jangan biarkan rakyat kami mati kelaparan,” ungkapnya.

Keterbatasan dana dan infrastruktur

Ismail juga menekankan bahwa dana darurat yang tersedia sangat terbatas dan telah habis digunakan untuk membeli bahan bantuan.

“Rakyat saya tinggal baju di badan. Mereka kehilangan rumah, harta, dan benda. Sekarang sudah bertambah sakit-sakitan. Saya sudah kerahkan semua kekuatan daerah, namun tidak mampu menjangkau seluasnya wilayah ini,” tambahnya.

Banjir di Aceh Utara dimulai pada 22 November 2025, dengan beberapa titik masih terisolasi dan sulit dijangkau hingga kini.  Sementara itu, banjir di kabupaten lainnya baru terjadi pada 26 November 2025.

Permintaan bantuan helikopter untuk distribusi bantuan

Bupati Aceh Utara mengungkapkan bahwa ia telah meminta bantuan helikopter untuk mendistribusikan bantuan ke daerah pedalaman. Namun, hingga Rabu (3/12/2025), permintaan tersebut belum terealisasi.

“Saya minta helikopter, buat distribusi bantuan ke pedalaman, ke pelosok Langkahan dan daerah lainnya. Tidak ada juga. Hari ini katanya akan ada distribusi lewat helikopter ke Langkahan,” kata Ismail, yang akrab disapa Ayahwa, dalam evaluasi penanganan banjir Aceh Utara.

Distribusi bantuan dengan helikopter

Koordinator BNPB untuk Kabupaten Aceh Utara, Robi, memastikan bahwa distribusi bantuan menggunakan helikopter sudah masuk dalam agenda operasi.

“Hari ini sudah terjadwal dalam operasi BNPB dari Banda Aceh. Untuk Aceh Utara ada dua titik distribusi bantuan. Soal jadwal disesuaikan dengan rute helikopter,” jelas Robi. []

SUMBER : KOMPAS.COM

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x