Rapat Paripurna Pembentukan Pansus Pertambangan dan Perkebunan DPRK Aceh Selatan, Senin 03 November 2025ASPIRATIF.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan secara resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk pengawasan sektor pertambangan dan perkebunan dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Paripurna DPRK setempat, Senin (3/11/2025). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRK Aceh Selatan, Rema Mishul Azwa, SE.
Dalam pengarahannya Rema menekankan, bahwa pembentukan pansus ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pengawasan terhadap dua sektor strategis yang berdampak langsung pada perekonomian dan lingkungan di Aceh Selatan.
“Kami berharap pansus dapat bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel guna memastikan pengelolaan pertambangan dan perkebunan berjalan sesuai peraturan dan membawa manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, legislator Partai PNA itu menjelaskan, Susunan keanggotaan pansus dibagi berdasarkan bidang dan melibatkan seluruh fraksi.
Untuk Pansus Pertambangan, ketua dijabat oleh Dedi Saputra (Fraksi Nasdem) dengan Wakil Ketua dijabat Firauza Heldin (Fraksi Demokrat).
Sementara Pansus Perkebunan dipimpin oleh Alja Yusnadi (Fraksi Demokrat) dengan wakil ketua Kamalul (Fraksi Golkar).
Pembagian anggota pansus disusun secara proporsional. Pada Pansus Pertambangan, sebagai anggota duduk pula Mistan, Dailami, Syarkawi, Irfan, Amir Muliyadi, Reza Utama, Novi Rosmita, dan Mauridi.
Adapun Pansus Perkebunan diisi oleh Arjuna, Mahmud, Adi Samridha, Idrus, Irwandi, Surya Asmadi, Muhammad Hamra, dan Zalfazli.
Rema menambahkan, bahwa pansus akan segera menyusun rencana kerja dan menjalin koordinasi dengan perangkat daerah terkait.
“Dengan adanya pansus ini, kami berkomitmen untuk melakukan fungsi pengawasan yang optimal, mendorong tata kelola yang baik, serta memastikan kedua sektor ini memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” tutup Rema.[Rama]
Tidak ada komentar