Kampung Nelayan Merah Putih Itu Bernama Darul Ikhsan

3 menit membaca View : 6
Redaksi
Daerah, News - 08 Okt 2026

ASPIRATIF – Terletak di pesisir pantai Kecamatan Bakongan, Darul Ikhsan masuk salah dari 4 (empat) Desa di Aceh Selatan yang terpilih sebagai Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Letaknya yang strategis dan mayoritas penduduknya berpropesi sebagai nelayan, sudah tepat jika Darul Ikhsan menjadi sasaran dari program strategis pemerintah pusat dibawah kepemimpinan presiden Prabowo Subianto tersebut.

Hamdan, salah satu warga setempat saat di konfirmasi Aspiraif Id mengatakan, sebagai masyarakat ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) yang telah mengusulkan Darul Ikhsan menjadi salah satu Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Aceh Selatan.

” Terima kasih Pak Bupati dan DKP Aceh Selatan,” ujar Hamdan, Kamis (8/9).

Menurutnya, KNMP merupakan salah satu program strategis pemerintah pusat melalui Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP)N untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir yang bekerja sebagai nelayan.

Selain itu kata Hamdan, KNMP juga bertujuan untuk mendorong perubahan kawasan permukiman nelayan menjadi lingkungan yang lebih tertata, produktif, mandiri, dan memiliki dukungan fasilitas perikanan yang memadai.

“Proram ini sangat bagus sekali dalam upaya meningkatkan taraf hidup nelayan,” jelas Hamdan.

Lebih lanjut Hamdan berharap dengan dilaksanakannya program KNPM di Desa Darul Ikhsan ini dapat memberikan manfaat bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

” Semoga KNMP dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Selatan Hadi Suhaima,S.Pi,M.Si mengatakan, KNMP adalah kawasan pengembangan kampung nelayan yang mengintegrasikan infrastruktur, kegiatan perikanan, kelembagaan ekonomi, peningkatan kapasitas masyarakat, serta akses pasar dalam satu kesatuan.

Artinya kata Hadi, pemerintah tidak hanya membangun fasilitas kemudian menyerahkannya kepada masyarakat.

Program ini juga diarahkan untuk memastikan bahwa fasilitas tersebut dapat digunakan, dikelola, dan memberikan manfaat bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kampung Nelayan Merah Putih atau KNMP merupakan program pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mendorong perubahan kawasan permukiman nelayan menjadi lingkungan yang lebih tertata, produktif, mandiri, dan memiliki dukungan fasilitas perikanan yang memadai,” kata Hadi Suhaima.

Lebih lanjuta Hadi menjelaskan, program ini penting dipahami bukan hanya sebagai pembangunan sejumlah bangunan baru di kampung nelayan, tetapi sebagai upaya membangun ekosistem kehidupan dan ekonomi masyarakat pesisir yang saling terhubung, mulai dari aktivitas nelayan menangkap ikan, mendaratkan hasil tangkapan, menyimpan dan mengolah ikan, hingga memasarkannya.

“Sederhananya, KNMP ingin menjawab persoalan yang sering dihadapi masyarakat nelayan: bagaimana ikan yang ditangkap dapat ditangani dengan lebih baik, bagaimana hasil tangkapan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi, bagaimana fasilitas perikanan dapat tersedia lebih dekat dengan nelayan, dan bagaimana masyarakat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih luas dari aktivitas tersebut,” ujarnya.

Hadi menambahkan, KNMP hadir untuk memperkuat rangkaian tersebut sehingga aktivitas perikanan dapat berlangsung secara lebih efisien dan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat.

“Program ini juga diarahkan untuk memperkuat ekonomi lokal melalui koperasi, pengembangan usaha, kewirausahaan, pelatihan, pendampingan, serta penciptaan mata pencaharian alternatif bagi masyarakat pesisir,” jelasnya.

“Dengan demikian, manfaat KNMP diharapkan tidak hanya dirasakan oleh orang yang pergi melaut. Keluarga nelayan, pengolah ikan, pedagang, perempuan, pemuda, pelaku usaha kecil, dan kelompok masyarakat lainnya juga dapat terlibat dalam ekosistem ekonomi kampung,” tutupnya.[]

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *