
ASPIRATIF|ACEH BARAT – Bendahara Persatuan Pemuda dan Santri Se-Aceh Barat, bantah secara terbuka atas pernyataan Lembaga Aspirasi Nasional Atjeh (LANA) mendesak Bupati Aceh Barat memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik terkait laporan Indonesia Corruption Watch (ICW) yang menyinggung dugaan adanya hubungan keluarga antara pengelola salah satu dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aceh Barat dengan kepala daerah setempat, Kamis 2 Juli 2026.
Bendahara Persatuan Pemuda dan Santri Se-Aceh Barat, Chairullah, S.IP, M.Tr,I.P,, menyampaikan bahwa Ketua LANA meminta Bupati Aceh Barat untuk mengklarifikasi, apakah ada keterlibatan Bupati Aceh Barat dalam pengelolaan Dapur MBG oleh Yayasan Persatuan Pemuda dan Santri Se Aceh Barat yang diketuai Oleh Adek Bupati Aceh Barat di media sosial.
Chairullah, menerangkan secara terbuka, Yayasan Persatuan Pemuda dan Santri Se Aceh Barat salah satu sebagai pengelola dapur MBG, dapur MBG dibawah Yayasan Persatuan Pemuda dan Santri Se Aceh Barat mulai berjalan sejak 6 Januari 2025 sebelum Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat dilantik, tidak ada hubungan dapur MBG dengan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat.
“Kami murni melakukan komunikasi langsung dengan pihak BGN, melalui korwil Aceh,”ujar Chairullah.

Di Aceh Barat, kata Chairullah, ada banyak dapur MBG, bahkan ada dapur yang kelola itu bukan pendukung TARMIZI-SAID saat PILKADA, ini sebagai bukti bahwa tidak ada keterlibatan Bupati Aceh Barat dalam hal pengelolaan dapur MBG di Aceh Barat, siapa saja yang memiliki yayasan bisa akses langsung ke BGN tanpa ada ikut campur kepala daerah.
“Kami selaku pengurus yayasan Persatuan Pemuda dan Santri Se Aceh Barat meminta kepada masyarakat dan semua pihak, mari sama sama kita kawal program MBG ini agar berjalan tepat sasaran, karena MBG salah satu program mulia Pak Presiden Prabowo untuk memberi makan Gratis kepada anak sekolah, jika ada hal yang belum bagus pelaksanaanya, tentu akan ada pihak hukum yang memeriksanya,”tegas Chairullah.[]

Tidak ada komentar