
ASPIRATIF.ID – Terletak di pesisir pantai, Gampong Kuala Ba’u Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan terkenal dengan potensi perikanan laut yang masih alami.
Meskipun, nelayan yang ada di Gampong tersebut masih memakai cara tradisional untuk mencari ikan dalam upaya memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Tengok saja, hamparan pasir di sepanjang pantai menjadikan pemandangan alam yang indah dan mempesona.
Selain itu, potensi wisata bahari juga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang ingin menikmati keindahan pantai Kuala Ba’u.
“Kami masih melaut meski harus berhadapan dengan kondisi cuaca yang kerap berubah,” kata salah satu nelayan Arifin saat dikonfirmasi Aspiratif Id, Sabtu (11/4/2206).
Menurutnya, kehadiran pelabuhan hingga saat ini meraih menjadi harapan dan penantian panjang akan sebagai kunci perekonomian warga pesisir.
Itu sebab, masyarakat Gampong Pasie Kuala Ba’u hingga saat ini masih berharap agar pembangunan pelabuhan yang pernah di gagas beberapa tahun lalu dapat dilanjutkan kembali.
“Kita masih sangat berharap agar pembangunan pelabuhan dapat terwujud dan dilanjutkan kembali pembangunan nya,” ujar Arifin.
Lebih lanjut Arifin menjelaskan, aktivitas melaut yang dilakukan masih ditentukan oleh musim. Begitupun, Arifin dan warga lainnya tetap melakukan aktivitas ke laut untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.
“Saat musim timur, dalam seminggu kami pergi mencari ikan setiap hari, kecuali hari Jumat. Sedangkan saat musim barat, kadang dalam satu minggu hanya satu sampai tiga hari karena faktor cuaca,” sebutnya.
Masih menurut Arifin,hasil tangkapan nelayan setempat,langsung dijual kepada muge atau agen. Jenis ikan yang banyak didapat antara lain ikan Muneng, Selam, Kape-kape, dan lainnya.
Arifin menegaskan bahwa potensi ikan di perairan Pasie Kuala Bau sangat melimpah. Bahkan, kata dia, kapal-kapal nelayan (bot-bot) dari Sawang, Tapak Tuan, datang jauh-jauh untuk mengambil ikan di wilayah tersebut.
“Alhamdulillah, potensi ikan sangat melimpah. Bahkan bot-bot dari Sawang, Tapak Tuan pergi mengambil ikan ke sini,” ungkap Arifin dengan nada optimis.
Arifin menambahkan,di tengah melimpahnya sumber daya laut, satu harapan besar masih menggantung baginya dan nelayan lainnya, yaitu pembangunan pelabuhan. Rencana yang sudah ada sejak lama itu hingga kini belum terealisasi.
“Harapan kami masyarakat, bangun pelabuhan seperti yang direncanakan sejak dulu yang tidak jadi dibangun. Karena dengan adanya pelabuhan, nelayan lebih mudah mengantisipasi ombak. Itu intinya sangat membantu nelayan untuk mendongkrak perekonomian,” tutup Arifin.[]
Tidak ada komentar