Tahniah,Masluyuddin Raih Predikat Wartawan Utama

2 menit membaca View : 12
Redaksi
News, Sosok - 01 Sep 2026

ASPIRATIF – Meskipun usianya sudah sepuh dan rambutnya telah memutih,namun tidak menjadi penghalang bagi Masluyuddin untuk terus berkarir dan berkarya di dunia jurnalistik.

Buktinya, pria kelahiran 65 tahun lalu di Kluet Selatan (sekarang Kluet Timur) itu baru saja menyelesaikan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tingkat utama yang digelar di Banda Aceh beberapa waktu lalu.

Di dunia jurnalistik,karir Masluyuddin tak perlu diragukan lagi. Tengok saja,karir mantan Kepala Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Aceh  Selatan itu dimulai tahun 1988 sebagai wartawan harian Analisa Medan sampai saat ini.

Selain itu, Masluyuddin juga menjadi Redaktur Pemerintahan dan Daerah di Media Aceh merangkap Kepala Biro Aceh Selatan.

Tak sampai di situ, saat ini Masluyuddin juga dipercaya sebagai Pemimpin Redaksi Media Aspiratif Id yang baru berusia satu tahun sejak di didirikan 2025 lalu.

Pemimpin Umum Media Aspiratif Id Hendra Saputra mengatakan, apa yang dilakukan oleh kanda Masluyuddin ini harus menjadi motivasi dan semangat bagi wartawan muda di Aceh Selatan untuk terus berkarya tanpa mengenal usia.

“Kita patut bangga,di usia yang tidak muda lagi,abangda Masluyuddin masih tetap eksis dan berkarya di dunia jurnalistik,” kata Hendra,Selasa (01/09/2026).

Menurut mantan wartawan Tabloid Modus Aceh ini, tingkat utama merupakan jenjang tertinggi bagi wartawan setelah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Jika saya tidak salah dan tidak bermaksud berlebihan,saat ini baru bang Masluyuddin di Aceh Selatan yang meraih predikat utama,selebihnya Madya dan Muda,” ujar Hendra.

Lebih lanjut,mantan ketua Panwaslih Aceh Selatan itu menjelaskan, UKW merupakan salah satu proses dan tahapan yang harus di ikuti oleh wartawan untuk menguji kemampuan dalam bidang jurnalistik.

“UKW adalah proses untuk menguji kemampuan jurnalistik seorang wartawan, meskipun syarat menjadi wartawan tidak harus UKW,” sebutnya.

Hendra menambahkan,sebagai pimpinan Media Aspiratif , ia memberikan apresiasi atas apa yang telah di capai kanda Masluyuddin selama berkarir di dunia jurnalistik.

“Selamat saya ucapkan kepada abangda Masluyuddin dan tetap semangat dalam menjalani aktivitas sebagai kuli tinta di Aceh Selatan,” tutup Hendra.[]

 

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *