
ASPIRATIF – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Aceh kembali menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) IMI Aceh Grasstrack 2026 yang diselenggarakan dalam lima putaran sepanjang musim kompetisi.
Memasuki Putaran II, kejuaraan akan berlangsung pada 15–16 Agustus 2026 di Sirkuit IMI Aceh Tenggara, Kabupaten Aceh Tenggara.
Ajang balap motor bergengsi ini berada di bawah pembinaan H. Muslim Ayub, S.H., M.M. selaku Pembina IMI Aceh, dengan dukungan Ketua IMI Aceh H. Mirza Mubaraq, S.E. serta Ketua Pengcab IMI Aceh Tenggara Abi Hasan sebagai tuan rumah penyelenggara.
Kejurprov IMI Aceh Grasstrack 2026 Putaran II dipastikan akan menghadirkan persaingan sengit karena diikuti para crosser terbaik dari berbagai daerah. Selain pembalap asal Aceh, kejuaraan ini juga akan diikuti peserta dari Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat (Padang), dan Jambi, sehingga menjadi salah satu event otomotif terbesar di Aceh tahun ini.

Sebanyak 14 kelas balap akan dipertandingkan, meliputi kelas Trail Standar 4L 155cc Pro, Bebek Modifikasi 4L 125cc Pro, Sport & Trail Pro, Trail Standar 4L 155cc Pemula (U-18), Bebek Modifikasi 4L 125cc Pemula (U-18), Trail Standar 4L 155cc U-22, Bebek Modifikasi 4L 125cc U-22, Trail Standar 4L 155cc Aceh, Bebek Modifikasi 4L 125cc Aceh, Campuran Lokal Aceh Tenggara, Sport & Trail Aceh Tenggara, Bebek Modifikasi Aceh Tenggara, RBT Pro, serta EXCBC Trail U-40 Tahun.
Selain memperebutkan prestasi di setiap kelas, seluruh peserta juga akan bersaing untuk meraih Trophy H. Muslim Ayub sebagai simbol pembinaan dan pengembangan olahraga otomotif di Aceh. Panitia juga menyediakan total hadiah sebesar Rp150.000.000, menjadikan kejuaraan ini semakin bergengsi bagi para pembalap.
Hadiah paling bergengsi disiapkan bagi Juara Umum Pro, yakni satu unit sepeda motor. Sementara itu, panitia juga memberikan hadiah pembinaan masing-masing sebesar Rp2.000.000 kepada Juara Umum Pemula, Juara Umum U-22, dan Juara Umum Lokal sebagai bentuk apresiasi terhadap pembalap muda dan atlet daerah yang menunjukkan prestasi terbaik.
Ketua IMI Aceh bersama jajaran pengurus berharap Kejurprov ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga menjadi wadah pembinaan pembalap muda, meningkatkan kualitas atlet balap motor Aceh, serta melahirkan crosser yang mampu berprestasi di tingkat nasional.
Di sisi lain, penyelenggaraan Kejurprov IMI Aceh Grasstrack 2026 Putaran II juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian Kabupaten Aceh Tenggara. Kehadiran peserta, mekanik, ofisial, komunitas otomotif, dan ribuan penonton dari berbagai daerah diperkirakan akan meningkatkan aktivitas sektor perhotelan, kuliner, perdagangan, transportasi, serta usaha mikro masyarakat setempat.
Panitia mengundang seluruh masyarakat Aceh dan pecinta olahraga otomotif untuk hadir menyaksikan secara langsung kemeriahan Kejuaraan Provinsi IMI Aceh Grasstrack 2026 Putaran II pada 15–16 Agustus 2026 di Sirkuit IMI Aceh Tenggara.
Dengan persaingan yang kompetitif, hadiah yang besar, serta kehadiran pembalap dari berbagai provinsi di Sumatera, kejuaraan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam pembinaan olahraga otomotif sekaligus memperkuat posisi Aceh sebagai salah satu daerah yang aktif mengembangkan prestasi balap motor di Indonesia.[]

Tidak ada komentar