
ASPIRATIF.ID – Plt. Sekda Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar melepas kepulangan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kebencanaan Universitas Syiah Kuala di Halaman Kantor Bupati Aceh Tamiang, Senin, 26/1/2026.
Prosesi penarikan kembali mahasiswa KKN tersebut dilakukan oleh P3KKN USK yang diwakili Koordinator Lokasi (KOSI), Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Deni Yanuar, S.IP., M.Ikom dan Muslim, M.InfoTech.
Dalam sambutannya, Dr. Yasar menyampaikan apresiasi USK terhadap partisipasi dan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam mendukung pelaksanaan kegiatan KKN Mahasiswa tersebut.
Menurutnya, ada 79 mahasiswa yang ditempat di 8 desa terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang, yaitu: Kebun Tanah Terban, Kampung Dalam, Alur Bemban, Bundar, Kota Lintang, Rantau Pauh, Tanjung Mancang, dan Sungai Liput.
“Mahasiswa peserta KKN tematik kebencanaan ini tergolong istimewa karena keterlibatan mereka dalam program ini bukan sekedar menunaikan kewajiban akademik melainkan panggilan nurani kerelawanan untuk menolong meringankan beban dan penderitaan sesama yang terdampak dengan sumberdaya dan keilmuan yang dimiliki”, ujarnya.
Bentuk kegiatan mahasiswa di lapangan lebih kepada program penguatan resiliensi psikososial paska bencana yangt meliputi: trauma healing, pembersihan sisa banjir, pengaktifan kembali aktifitas sekolah atau pengajian, penyediaan sarana dan prasarana air bersih, pendataan kerusakan dan kebutuhan, hingga layanan kesehatan.
Dalam sambutan atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Syuibun juga menyampaikan penghormatan dan penghargaannya untuk Universitas Syiah Kuala atas perhatian dan bantuannya terhadap masyarakat Aceh Tamiang khususnya di 8 desa pelaksanaan KKN tersebut.
Menurutnya kehadiran mahasiswa USK sangat membantu kegiatan pemulihan paska bencana di desa-desa terdampak. “Kami menyadari keterbatasan pemerintah, walaupun sudah bekerja dengan sangat keras namun masih belum mampu sepenuhnya, untuk itu semua bantuan yang datang tentu akan sangat meringankan beban besar ini”, ujar Syuibun.
Syuibun juga menghimbau kepada mahasiswa untuk turut memberikan informasi yang positif terhadap segala upaya pemulihan yang sedang dilakukan oleh semua pihak agar keadaan kembali segera pulih seperti sedia kala.[]
Tidak ada komentar