Jelang Musda Golkar Aceh Selatan Sejumlah Nama Mengemuka,Ini Kata Wakil Sekretaris DPD I Golkar Aceh

2 menit membaca View : 2
Redaksi
Daerah, News - 08 Agu 2026

ASPIRATIF – Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Aceh Selatan mulai menunjukkan eskalasi. Sejumlah nama kader terbaik Partai Golkar disebut mulai mengemuka sebagai kandidat calon ketua, seiring meningkatnya komunikasi politik di internal partai.

Wakil Sekretaris Bidang Pemerintahan DPD I Partai Golkar Aceh, Muazzamsyah, mengatakan dalam beberapa hari terakhir dirinya melakukan serangkaian komunikasi dan silaturahmi dengan kader, pengurus, serta tokoh-tokoh Golkar di Aceh Selatan.

Dari hasil komunikasi tersebut, sedikitnya terdapat empat nama yang paling banyak diperbincangkan sebagai kandidat Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Selatan.

“Suasana menjelang Musda semakin dinamis. Dari berbagai komunikasi yang saya lakukan, ada empat nama yang paling sering muncul dalam pembicaraan kader, yaitu Kamalul, Muridi, Rajo Evi, dan Muhammad Iqbal,” kata Muazzamsyah, Sabtu, 8 Agustus 2026

Menurutnya, Kamalul yang saat ini menjabat Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Selatan sekaligus Anggota DPRK Aceh Selatan masih menjadi salah satu figur yang diperhitungkan.

Selain itu, terdapat Muridi, Anggota DPRK Aceh Selatan; Siska Elviadi Rajo Evi, mantan Anggota DPRK Aceh Selatan; serta Muhammad Iqbal, Sekretaris DPD II Partai Golkar Aceh Selatan yang juga Anggota DPR Aceh.

Muazzam begitu ia biasa disapa, menilai, munculnya sejumlah figur tersebut menunjukkan bahwa Partai Golkar Aceh Selatan memiliki banyak kader yang siap mengambil peran dalam melanjutkan estafet kepemimpinan partai.

Di tengah menghangatnya bursa calon ketua, Muazzamsyah mengaku dirinya juga sedang mempertimbangkan untuk ikut berkontestasi pada Musda mendatang.

“Saya sedang mempertimbangkannya secara serius. Dalam beberapa hari terakhir saya menerima banyak masukan, dorongan, dan harapan dari kader di Aceh Selatan. Karena itu, kemungkinan besar saya juga akan maju sebagai calon Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Selatan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa apabila memutuskan maju, langkah tersebut bukan semata-mata untuk berkompetisi, melainkan sebagai bentuk pengabdian kepada Partai Golkar.

“Bagi saya, Musda bukan hanya tentang memilih ketua, tetapi tentang menentukan arah perjuangan Partai Golkar Aceh Selatan ke depan. Siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu merangkul seluruh kader, memperkuat konsolidasi organisasi, serta mengembalikan Golkar sebagai partai yang semakin dicintai masyarakat,” katanya.

Muazzamsyah berharap pelaksanaan Musda berlangsung sesuai mekanisme organisasi, menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, serta tetap mengedepankan semangat persaudaraan di antara seluruh kader.

“Kontestasi boleh berlangsung kompetitif, tetapi persatuan partai harus tetap menjadi prioritas. Golkar Aceh Selatan membutuhkan kepemimpinan yang mampu menyatukan seluruh potensi kader untuk menghadapi tantangan politik ke depan,” tutupnya.[]

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *