Prodi MPBEN USK Angkat Isu Teknologi, Linguistik dan Inovasi Pembelajaran Bahasa Inggris

3 menit membaca View : 3
Redaksi
Daerah, News - 18 Jun 2026

ASPIRATIF|BANDA ACEH – Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris (MPBEN) FKIP Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menyelenggarakan Postgraduate Student Seminar Series sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mempresentasikan perkembangan penelitian tesis mereka.

Kegiatan yang menghadirkan berbagai topik penelitian yang relevan dengan perkembangan pembelajaran Bahasa Inggris, pemanfaatan teknologi digital, linguistik, dan pengembangan literasi akademik ini berlangsung di Ruang Ujian S2 FKIP USK, Rabu (17/6/2026).

Presenter pertama, Maulidya Ihda Islami mempresentasikan penelitian yang mengkaji pengaruh penggunaan movie-based instruction dengan subtitle Bahasa Inggris.

Menurutnya, penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan membandingkan kelompok mahasiswa yang belajar menggunakan subtitle Bahasa Inggris dan kelompok yang belajar tanpa subtitle.

“Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana penggunaan film dengan subtitle bahasa Inggris dapat membantu mahasiswa memahami makna tersirat dalam materi listening” ujar Maulidya.

Ia juga menambahkan, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pembelajaran listening yang lebih efektif melalui pemanfaatan film sebagai media pembelajaran.

Presenter kedua, Regifiani Wulandari mempresentasikan, penelitian mengenai tantangan yang dihadapi siswa EFL dalam memahami dan menggunakan Academic Word List (AWL).

Katanya, penguasaan kosakata akademik memiliki peran penting dalam mendukung kemampuan membaca dan menulis akademik siswa.

“Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi siswa kelas XI SMA dalam memahami, mengingat, dan menggunakan kosakata akademik,” ungkap Regifiani.

Lebih lanjut, ia menuturkan, bahwa temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran vocabulary di sekolah.

Presenter berikutnya, Fajri Ardian, mengangkat topik mengenai penerapan metode Socratic Seminar dalam pembelajaran Analytical Exposition Text.

Penelitian tersebut berfokus pada upaya meningkatkan kemampuan berbicara siswa melalui diskusi yang bersifat interaktif dan berbasis argumentasi.

“Melalui penelitian ini, saya ingin melihat apakah kemampuan berbicara siswa dapat diasah melalui pendekatan Socratic Seminar,” ucap Fajri.

Ia berharap, metode ini mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, kritis, dan mendorong siswa lebih percaya diri dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris,.

Sementara itu, Ghasyia MZ memaparkan, penelitian mengenai penggunaan aplikasi ELSA Speak sebagai sarana pembelajaran Bahasa Inggris berbasis teknologi.

Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman pengguna dalam memanfaatkan aplikasi tersebut untuk meningkatkan kemampuan berbicara secara mandiri.

“Fokus penelitian ini adalah menggali pengalaman pengguna dalam meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan pengucapan, dan kebiasaan berlatih speaking di luar kelas,” ucap Ghasyia.

Ia menyebutkan, bahwa penelitian ini juga melihat bagaimana teknologi dapat menghadirkan peluang baru sekaligus tantangan dalam pembelajaran bahasa Inggris di era digital.

Topik yang berbeda disampaikan oleh M. Haikal yang mengkaji penggunaan bahasa dalam permainan digital Arknights: Endfield.

Penelitian ini menggunakan pendekatan Systemic Functional Linguistics (SFL) untuk menganalisis terminologi khusus yang digunakan dalam permainan tersebut.

“Penelitian ini berupaya menjelaskan bagaimana Arknights: Endfield membangun realitas industrinya melalui bahasa,” tandas Haikal.

Dikatakannya, dengan menganalisis pola transitivitas dalam teks AIC, ia ingin memetakan terminologi khusus yang sering membingungkan pemain sekaligus mengungkap kompleksitas bahasa yang digunakan dalam sistem permainan.

Koordinator Prodi MPBEN FKIP USK, Prof Dr Iskandar Abdul Samad kepada media ini, Kamis (18/6) menyampaikan, bahwa postgraduate student seminar series merupakan agenda akademik rutin yang bertujuan meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa sekaligus membangun budaya ilmiah di lingkungan program studi.

“Melalui forum ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mempresentasikan perkembangan penelitian mereka, menerima masukan dari dosen dan rekan sejawat, serta memperkuat kemampuan akademik dan penelitian sebelum menyelesaikan tesis,” ujar Prof Iskandar.

Ia menyampaikan, bahwa kegiatan seminar berlangsung interaktif dengan diskusi yang melibatkan dosen dan mahasiswa.

“Beragam topik yang dipresentasikan menunjukkan luasnya cakupan penelitian mahasiswa MPBEN FKIP USK dalam merespons perkembangan teknologi, inovasi pembelajaran, serta isu-isu linguistik yang relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21,” imbuh Prof Iskandar.[]

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *