Yuk, Berwisata ke Tapaktuan Tapa di Kabupaten Aceh Selatan

Redaksi
24 Mar 2026 12:01
News Wisata 0 49
3 menit membaca

ASPIRATIF.ID– Kabupaten Aceh Selatan terkenal dengan wisata alamnya yang indah serta menakjubkan. Beberapa spot wisata legendaris tak kalah unik seperti Tapak Tuan Tapa yang menjadi ikon wisata Aceh Selatan. Destinasi wisata ini wajib dikunjungi wisatawan yang berkunjung ke Aceh Selatan.

Saat liburan Idul Fitri 2026, beberapa spot wisata yang ada di Aceh Selatan, mulai terus berbenah untuk menyambut kehadiran para wisatawan baik lokal maupun nusantara.Salah satunya, seperti Wisata Legenda Tapaktuan Tapa, terlihat sudah mulai dibersihkan dan dirapikan.

Rahman selaku pengelola objek wisata Tapak Tuan Tapa mengatakan biasanya saat liburan Idul Fitri, pengunjung luar biasa ramai, terutama dari luar daerah kabupaten dan bahkan antar propinsi.

banner 350x350

Untuk itu, pihaknya sudah menyiapkan beberapa persiapan terkait dengan kedatangan para wisatawan ke lokasi wisata Tuan Tapa.

“Untuk kesiapan kita dalam rangka melayani tamu tamu yang berkunjung, kami memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung. Kami juga berharap kepada pengunjung yang datang untuk tetap menjaga kebersihan lokasi, dan menyesuaikan dengan adat dan kulture daerah kita,” kata Rahman, Selasa (24/3/2026).

“Alhamdulillah dalam beberapa tahun terakhir ini peminat yang datang kesini sangat luar biasa, tidak hanya di hari libur besar seperti lebaran dan tahun baru. Bahkan setiap hari selalu ada tamu tamu yang datang berkunjung kesini,” sambungnya.

Lebih lanjut, Rahman menjelaskan, selain lokasi wisata legenda Tapaktuan Tapa, ada beberapa spot lokasi wisata pantai seperti Pantai SBB di Labuhanhaji juga nampak semakin indah setelah ada beberapa cafee terapung yang eksotik dipinggir pantai, disana juga ada kolam pemandian waterboom. Pantai SBB ini juga akan selalu penuh disesaki oleh pengunjung ketika libur panjang datang.

“Sepanjang pantai dan jalan lintas propinsi juga terdapat beberapa spot wisata yang akan diserbu pengunjung seperti air terjun Air Dingin dan pantai pasir putih yang tepat berada di pinggir jalan propinsi. Wahana wisata bahari Pulau Dua juga biasanya tak luput dari intain para pecinta wisata bahari sambil menikmati pemandian di pulau yang tidak berpenghuni ini, yang dikelola oleh pihak desa setempat,” ujar Rahman.

Bagi pecinta kuliner biasanya akan menyerbu lokasi Desa Wisata Kuliner Lhokrukam dan Pantai Cemara Indah Ujong Batee Pasie Raja, serta beberapa lokasi wisata yang berada disisi jalan Propinsi.

Pengelola cafee terus berbenah memberikan layanan cita rasa buat para penikmat menu makanan seafood dan minuman alami seperti Juice Nipah.

Kadis Pariwisata Aceh Selatan, Muchsin,ST mengharapkan kepada pengelola objek wisata yang ada di Aceh Selatan untuk dapat memberikan kesan yang baik dalam pelayanan kepada para pengunjung kita terutama tiga tahun trakhir ini kita mulai banyak diserbu oleh pengunjung pengunjuang antar kabupaten dan propinsi.

Begitupun, kepada pengusaha-pengusaha yang bergerak di sektor wisata seperti perhotelan, rumah makan, cafee dan taman taman tempat bermain semoga dapat memberikan pelayanan prima dan fasilitas yang baik. Sehingga kesan kepada tamu yang datang akan dibawa pulang sebagai kenangan untuk kembali lagi ke Aceh Selatan.

Peluang di liburan seperti ini kita juga berharap kepada para pegiat UMKM untuk dapat mengambil bagian dari kesempatan ini dalam mengembangkan dan menjual produk produknya sebagai oleh oleh yang dibawa pulang oleh wisatawan.

“Dan kepada para wisatawan yang berkunjung ke Aceh Selatan semoga dapat tertampung di hotel hotel yang ada di kota ini. Alhamdulilah beberapa pengusaha hotel sudah mulai membangun hotel baru dan menambah fasilitas kamar hotelnya. Karena beberapa tahun terakhir ini diwaktu libur panjang ada yang tidak dapat tertampung di penginapan, “ujarnya.

“Kepada para wisatawan yang datang kelokasi lokasi wisata kita juga berharap untuk saling menjaga, keamanan, kenyamanan, dan menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan sehingga keindahan alam ini tetap terjaga selamanya,” tutup Muchsin.(Heka)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x