
ASPIRATIF.ID – Sejumlah santri Pesantren Al Zahrah Bireuen menjadi imam dan penceramah di tanah Gayo. Kemampuan mereka tampil di mimbar dan memimpin salat berjamaat turut mendapat apresiasi dari warga.
Hal ini merupakan bagian dari safari Ramadhan yang dilaksanakan oleh pesantren tersebut bekerjasama dengan para alumni di wilayah tengah. Safari ini berlangsung dari awal Maret 2026.
“Saya turut hadir langsung ke Bener Meriah dan Aceh Tengah untuk melihat. Ini patut diapresiasi. Semoga kedepan, para santri ini jadi panutan dan pimpinan umat,” kata Pimpinan Al Zahrah Bireuen, Teungku HM Fadhil Rahmi Lc MAg atau akrab disapa Syech Fadhil.
Kata Syech Fadhil, para santri yang diturunkan adalah santri kelas akhir atau santri kelas 5 dan kelas 6 Pesantren Modern Al zahrah, beunyot.
Mereka dengan didampingi Pengurus IKAZA, organisasi Ikatan Alumni Al Zahra, dan para ustadz dari Beunyot menjadi imam dan penceramah Ramadhan di berbagai Masjid di Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Sebagai contoh, kata dia, pada safari Ramadhan yang berlangsung tanggal 4 Maret di Aceh Tengah, para santri terlihat aktif dan semangat saat menguncang mimbar.
Seperti di Masjid Nurul Iman Kampung Burni Bius Induk Kecamatan Silih Nara, tampil sebagai penceramah Arya Bagus Witantri dan Imam Sulhan Ariska.
Kemudian Mesjid Al Istiqamah Simpang Kelaping kecamatan Pegasing, tampil sebagai penceramah Ananda Riski Ramadhan dan Imam Reza Syahriandi.
Kemudian pada 5 Maret di Bener Meriah, Mesjid Babussalam Simpang Tiga (Pencermah Arya Bagus Witantri), Mesjid Al Istoqamah Desa Baleatu ( Penceramah Hifzi Al Fatah dan Imam Sulhan Ariska) serta Mesjid Tingkem ( Penceramah Riski Ramadhan dan Imam Reza Syahriandi).
“Kita berharap kebaikan kebaikan seperti ini terus berjalan di masa depan,” kata Syech Fadhil.[]
Tidak ada komentar