Warga Keluhkan Pemadaman Listrik dan Gangguan Internet, Minta PLN–Telkom Beri Keringanan Tagihan

Redaksi
11 Des 2025 21:00
Daerah News 0 39
2 menit membaca

ASPIRATIF.ID  – Bencana banjir yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga menyebabkan pemadaman listrik berkepanjangan dan lumpuhnya layanan internet di sejumlah daerah.

Masyarakat mengeluhkan minimnya informasi resmi dari penyedia layanan, terutama Indihome milik Telkom dan Iconnet milik PLN Icon Plus.

Baikri, warga Aceh Selatan yang akrab disapa Cut Lem, mengungkapkan kegelisahannya atas kondisi tersebut.

Ia menilai, pemadaman listrik dan gangguan internet yang terjadi berulang kali semakin menyulitkan warga yang sedang menghadapi situasi darurat.

“Banjir ini sudah cukup berat bagi kami. Tapi listrik sering padam, internet putus total, dan sampai sekarang belum ada penjelasan resmi dari pihak PLN maupun Telkom. Ini membuat masyarakat makin tertekan,” ujar Cut Lem, Kamis (11/12/2025).

Menurutnya, masyarakat membutuhkan akses listrik dan internet untuk mendapatkan informasi terkini tentang kondisi banjir, evakuasi, hingga komunikasi dengan keluarga. Namun kenyataannya, layanan dasar tersebut justru tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Kami paham ini bencana, tapi seharusnya ada informasi yang jelas dan cepat dari operator. Jangan masyarakat dibiarkan menunggu tanpa kepastian. Ini kan layanan BUMN, seharusnya lebih responsif,” tambahnya.

Sebagai warga yang terdampak, Cut Lem menyampaikan harapan besar agar pemerintah dan perusahaan BUMN dapat memberikan kebijakan khusus bagi masyarakat yang mengalami pemadaman listrik dan gangguan internet dalam waktu lama.

“Kami berharap ada keringanan tagihan listrik PLN, bahkan kalau bisa ada diskon token untuk pelanggan prabayar. Banyak warga yang kehilangan pendapatan akibat banjir,” jelasnya.

Ia juga menyinggung soal layanan internet yang tidak berfungsi berturut-turut di banyak daerah, namun pelanggan tetap diwajibkan membayar penuh.

“Indihome dan Iconnet juga tolonglah berikan potongan tagihan atau kompensasi. Layanannya tidak berjalan, tapi tagihan tetap penuh. Ini sangat memberatkan,” tegas Cut Lem.

Warga menilai, hingga kini belum ada penjelasan memadai dari Telkom maupun Icon Plus terkait penyebab putusnya layanan dan estimasi waktu pemulihan jaringan. Kondisi ini membuat masyarakat semakin frustrasi.

“Kami butuh transparansi. Setidaknya beri informasi resmi, jangan diam saja. Masyarakat sedang dalam kondisi sulit,” kata Cut Lem.

Cut Lem berharap pemerintah pusat maupun daerah mendorong PLN dan Telkom untuk memberikan perhatian khusus kepada korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Kami berharap negara hadir. Listrik dan internet ini kebutuhan pokok sekarang. Keringanan tagihan akan sangat membantu masyarakat di tengah musibah,” pungkasnya.[]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x