
ASPIRATIF – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah bersama penceramah Tgk Ismail. Kegiatan berlangsung khidmat dan meriah di Alun-alun Kota Tapaktuan, Selasa malam (15/9).
Ratusan masyarakat hadir mengikuti rangkaian peringatan Maulid yang turut dihadiri Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS, SE., M.Sos., Wakil Bupati Aceh Selatan H. Baital Mukadis, SE., jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala SKPK, tokoh masyarakat serta undangan lainnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengangkat tema “Dengan Keteladanan Rasulullah SAW, Kita Wujudkan Aceh Selatan yang Maju, Produktif, Madani, dan Berakhlakul Karimah.”
Tema tersebut menjadi pengingat agar nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW tidak hanya dipahami dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Tgk Ismail yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan tausiah kepada masyarakat Aceh Selatan.
“Atas nama pribadi, Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Aceh Selatan, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Tgk Ismail. Di tengah kesibukan dakwah beliau yang begitu padat, beliau masih menyempatkan diri untuk hadir di tengah-tengah kita,” kata Bupati Mirwan.
Ia berharap, kehadiran dan nasihat yang disampaikan Tgk Ismail dapat menjadi penyejuk hati sekaligus pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus meneladani akhlak Rasulullah SAW.
“Semoga kehadiran serta nasihat yang disampaikan beliau nantinya menjadi penyejuk hati dan pengingat bagi kita semua untuk terus meneladani akhlak Rasulullah SAW, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun pemerintahan,” ujarnya.
Menurut Bupati Mirwan, peringatan Maulid Nabi tidak semestinya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum introspeksi sekaligus penyegaran semangat untuk menerapkan nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW.
“Beliau adalah teladan paripurna, baik dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, bernegara maupun dalam menjalankan roda pemerintahan,” katanya.
Lebih lanjut Bupati Mirwan menegaskan, tema yang diangkat pada peringatan Maulid tahun ini merupakan bentuk komitmen moral sekaligus bagian dari arah pembangunan jangka panjang Aceh Selatan.
“Tema ini bukan sekadar rangkaian kata yang indah, melainkan sebuah manifestasi komitmen moral dan arah pembangunan jangka panjang yang ingin kita capai bersama di Bumi Pala tercinta ini,” sebut Bupati Mirwan.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan. Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan tidak semakin ringan sehingga membutuhkan kebersamaan dan semangat gotong royong.
“Dengan bersatu padu, saling bahu-membahu, serta menjadikan sifat shiddiq, amanah, tabligh dan fathanah Rasulullah SAW sebagai landasan etika kerja dan pengabdian, insya Allah cita-cita luhur kita untuk mewujudkan Aceh Selatan yang gemilang dapat tercapai dengan ridha Allah SWT,” tuturnya.
Tgk Ismail Ajak Teladani Rasulullah
Sementara itu, dalam ceramahnya, Tgk Ismail mengajak masyarakat untuk kembali mengenang sekaligus meneladani akhlak dan perjuangan Nabi Besar Muhammad SAW dalam menjalani kehidupan.
Ia menceritakan berbagai keteladanan Rasulullah SAW, mulai dari kejujuran, amanah, kesabaran, kasih sayang hingga kepedulian terhadap sesama.
Menurut Tgk Ismail, nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW tersebut sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam kehidupan bermasyarakat maupun menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai seorang pemimpin.
Ia juga mengingatkan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diwujudkan dengan memperingati kelahiran beliau, tetapi harus dibuktikan melalui sikap dan perilaku sehari-hari.
“Rasulullah SAW adalah teladan bagi seluruh umat manusia. Karena itu, mari kita jadikan akhlak beliau sebagai pedoman dalam kehidupan, menjaga kejujuran, amanah dalam menjalankan tanggung jawab, serta memperkuat kepedulian dan persaudaraan,” pesan Tgk Ismail.
Ia berharap momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dapat memperkuat keimanan masyarakat sekaligus mendorong setiap individu untuk terus memperbaiki diri, mempererat persaudaraan dan membangun kehidupan yang harmonis serta penuh keberkahan.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Aceh Selatan juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan kinerja dan memperkuat kepedulian sosial.
“Mari kita jadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini sebagai titik balik untuk memperbaiki diri, meningkatkan kinerja, dan memperkuat kepedulian sosial di lingkungan kita masing-masing,” pungkasnya.[]

Tidak ada komentar