Mengapa Hasil MTQ Aceh Selatan Menurun Tajam

Redaksi
8 Nov 2025 08:29
2 menit membaca

Kabar tak menyenangkan datang dari arena Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 37 yang berlangsung di Kabupaten Pidie Jaya 7 November 2025. Pasalnya, dari hasil penetapan juara umum dan 10 besar, Kabupaten Aceh Selatan berada pada urutan yang kesepuluh alias paling akhir.

Padahal, pada MTQ ke 36 tahun 2023 di Kabupaten Siumelue ,Kabupaten Aceh Selatan meraih juara 3. Bahkan, MTQ ke 35 sebelumnya di Bener Meriah Kabupaten Aceh Selatan masih berada di posisi keempat.

Tak heran, kondisi ini menjadi tanda tanya publik di Aceh Selatan,mengapa prestasi kafilah Aceh Selatan di MTQ ke 37 tingkat Provinsi Aceh menurun drastis. Apakah karena kondisi defisit anggaran yang saat ini sedang melanda Aceh Selatan, atau karena pembinaan Qari dan Qariah yang kurang maksimal.

Evaluasi dan Benahi LPTQ

Melihat hasil MTQ ke 37 yang sangat menyayat hati, sudah saatnya Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Aceh Selatan.

Tidak hanya itu, Bupati Mirwan juga harus mengalokasikan anggaran lebih untuk pembinaan Qari dan Qariah, agar pada pelaksanaan MTQ ke 38 di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada tahun 2027 nanti Aceh Selatan bisa kembali meraih juara 3.

Marilah kita saling intropeksi diri dan tidak merasa paling hebat dan benar. Aceh Selatan saat ini sedang berada dalam keaadaan tidak baik-baik saja.

Jika MTQ saja kita berada di urutan paling akhir, lalu apalagi yang mesti kita banggakan. Tidak tertutup kemungkinan ajang PKA mendatang,kita tidak lagi menjadi juara umum.[Red]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x