Kepala SMK Saree,Dr.Muhammad Amin ASPIRATIF.ID – Dalam prosesi lulusan Sarjana, Magister dan Doktor Universitas Syiah Kuala (USK) yang diwisuda sebanyak 1.683 di AAC Prof Dayan Dawood, Rabu (25/12/2026).
Dari jumlah tersebut, satu orang yang diwisuda adalah Kepala SMK PP Negeri Saree Kabupaten Aceh Besar yang berhasil menyelesaikan program studi S-3 dengan memperoleh gelar Doktor.
Kepala SMK PP Negeri Saree, Dr Muhammad Amin kepada media ini, Kamis (26/6/2026) mengatakan, dirinya menyelesaikan program studi S-3 yang sebelumnya menempuh pendidikan S-2 yang sama-sama di Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (USK).
M Amin menyampaikan, sebelum diwisuda, terlebih dahulu ia mepertahankan sidang disetasi di Aula Fakultas Pertanian USK dan dinntakan lulus oleh para promotor lalu diyudisium.
“Kajian Adaptasi serta Pengaruh Pemupukan dan Biochar Terhadap Karakteristik agro-mortofologis, Produksi dan Kandungan Nutrisi Biji Kedelai Edaname (glycine mas (L.) merril) di Dataran Medium Aceh, adalah judul desertasi yang saya buat dan ajukan,” ucapnya.
M Amin menyebutkan, para promotor terdiri dari Prof Dr nat techn Syahruddin MP, Prof Dr Ir Sufardi dan Dr Ir Mayassir MP, juga diketahui Koordinator Program Studi Doktor Ilmu Pertanian, Ptof Dr Ir Rina Sriwati MSi dan Direktur Sekolah Pascasarjana USK, Prof Dr Hizir telah menerimamya setelah dilakukan sidang disertasi tersebut.
Ia menjelaskan, judul disertasi itu diambil karena kedelai memiliki peran penting sebagai sumber pangan nabati karena mengandung nutrisi yang sangat baik bagi kesehatan manusia seperti protein, lemak karbohidrat, vitamin dan nutrisi mineral serta mengandung zat gizi yang baik seperti rifoflavon, asam animo, esensial, dan lain-lain.
M Amin mengungkapkan, di Indonesia, kedelai sebagai sumber pangan ke tiga setelah padi dan jagung yang dibutuhkan oleh hampir seluruh penduduk karena menjadi bahan baku utama dalam berbagai produk makanan.
“Namun, kendala utama dalam peningkatan produksi kedelai selain faktor genetika kedelai yang belum mampu menghasilkan produktivitas tinggi, juga karena keterbatasan lahan yang subur selama ini digunakan untuk penanaman kedelai,” ujarnya.
Lalu kata M Amin, setelah dilakukan presentasi dalam sidang disertasi, para promotor menyetujui paparan yang sudah disampaikan, beberapa hari kemudian dilaksanakan acara yudisium dan mengikuti prosesi wisuda yang diselenggarakan pada hari Rabu, 25 Februari 2026 kemarin yang diwisuda oleh Prof Dr Ir Marwan.
“Semoga gelar Doktor ini, bisa memberikan kontibusi di dunia pendidikan khususnya di sekolah kejuruan yang berdampak pada peningkatan kulaitas sumber daya manusia,” imbuhnya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada keluarga yang telah mendukung dari awal hingga akhir program studi S-3 ini, dan semua guru serta tendik keluarga besar SMK-PP Negeri Saree yang telah mensport perjuangan untuk meraih cita-cita ini.
Rektor USK, Prof Marwan dalam saat mewisuda dalam sambutannya menyampaikan, rasa bangga atas capaian para lulusan. Ia menegaskan bahwa gelar akademik yang diraih bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus mampu menghadirkan empati dan solusi atas berbagai persoalan, termasuk bencana banjir akibat Siklon Senyar yang baru-baru ini melanda Aceh.
Sebagai bentuk komitmen, USK telah melakukan sejumlah langkah nyata, di antaranya memberikan kebijakan afirmatif berupa keringanan hingga beasiswa Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada 3.706 mahasiswa terdampak bencana.
Selain itu, USK juga menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Rumah Amal Masjid Jamik, menyediakan layanan kesehatan primer, serta membantu pembersihan sanitasi warga terdampak.
Dalam aspek pengabdian, USK turut menerjunkan 719 mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kebencanaan dan 1.050 mahasiswa dalam program Mahasiswa Berdampak ke wilayah terdampak bencana.
“Langkah ini adalah cerminan bagi wisudawan bahwa ilmu pengetahuan haruslah menghadirkan manfaat dan empati bagi masyarakat luas,” kata Prof Marwan.
Pada wisuda periode ini, sebanyak 434 wisudawan berhasil meraih predikat pujian (cum laude). Selain itu, USK juga meluluskan mahasiswa internasional asal Gambia, Kebba Nyang, dari Program Magister Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu dan Doktor yang semakin memperkuat eksistensi kampus tersebut di tingkat global.[]
Tidak ada komentar