Ini kata Kepsek Lakukan Penebangan Pohon di SMAN 1 Simpang Ulim

2 menit membaca View : 2
Redaksi
Daerah, News - 24 Okt 2026

ASPIRATIF – Viralnya aksi demo yang dilakukan para siswa SMA Negeri 1 Simpang Ulim Kabupaten Aceh Timur, Jum’at (23/10/2026) kemarin akibat penebangan pohon yang dituduhkan kepada kepala sekolah setempat.

Kepala SMA Negeri 1 Simpang Ulim, Laina Fariyani SE MM kepada media ini, Sabtu (24/10) ia mengatakan, membenarkan aksi demo yang dilakukan oleh para siswa karena telah dilakukan penebangan pohon di sekolah.

Katanya, pohon tersebut sudah berumur 10 sampai 15 tahun memang membuat kesejukan dan rindang di sekolah untuk berteduh, namun pohon-pohon tersebut juga semakin lama bisa merusak lingkungan.

Alasannya adalah, akar pepohonan tersebut semakin lama semakin membesar sehingga bisa merusak lantai sekolah, menghasilkan sampah yang banyak, mengganggu aliran listrik akibat wayarnya tersangkut cabang pohon yang menjulang, juga mengganggu persawahan milik masyarakat.

Laina menjelaskan, pohon-pohon tersebut kebanyakan berada di dekat parit, saat terjadi turun hujan mengakibatkan terjadi banjir akibat aliran parit tersumbat karena akar-akar pohon menjadi penghalang.

“Penebangan pohon-pohon besar ini juga atas perintah Kepala Cabang Dinas (Kacabdisdik) Wilayah Kabupaten Aceh Timur yang telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas (Kadisdik) Aceh),” ungkap Laina.

Ia menuturkan, penebangan pepohonan yang telah berumur ini akan digantikan dengan pohon berbuah (produktif) yang manfaarnya akan dirasakan oleh semua warga sekolah dan generasi berikutnya.

Laina mecotohkan, pohon mangga, kelapa, sauh, rambutan dan lain sebagainya pengganti pepohonan yang sudah berumur sehingga membuat lingkungan sekolah hijau kembali.

“Penebangan pohon di sekolah ini, bisa membuat lingkungan menjadi bersih sehingga bisa dibuat lapangan futsal dan lapangan lainnya.agar para siswa siswa dapat melakukan aktivitas berolahraga,” tansas Laina.

Kepala sekolah menyampaikan, melakukan aksi demosntrasi itu sah-sah saja tapi jangan terprovokasi atas hasutan pihak-pihak tertentu, mari semua kita menjaga keamanan dan ketertiban sekolah dengan susana sejuk dan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan

Ditambanhkannya, penebangan pohon ini semata-mata untuk penataan lingkungan sekolah yang akan diganti drngan pohon berbuah yang manfaatnya

“Diharapkannya, nangan sampai pemotongan pohon di SMA Negeri 1 Simpang Ulim menjadi freming negatif dalam masyarakat, seolah-olah kepala sekolah tidak menghendaki tumbuhnya pepohonan,” pungkas Laina.[]

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *