Hari-hari Terakhir Abu Bakar Ash-Shiddiq yang Membuat Para Sahabat Menangis

Redaksi
4 Jan 2026 07:41
News Tarikh 0 392
2 menit membaca

MADINAH saat itu seakan menahan napas. Para sahabat datang silih berganti menengok pemimpin yang menjaga umat setelah wafatnya Rasulullah.

Ditengah sakitnya, Abu Bakar memanggil kaum muslimin dan menyampaikan wasiat terakhirnya. Bukan khutbah panjang, tetapi kata-kata singkat yang diriwayatkan secara shahih dan hasan,yang mencerminkan hati seorang hamba yang sangat takut kepada Allah.

Menjelang wafatnya, salah satu pesan yang disampaikan Abu Bakar membuat para sahabat menangis,sebab ucapan itu mengingatkan mereka pada akhir hayat Rasulullah.

banner 350x350

“Jagalah shalat,jagalah shalat dan jagalah orang-orang lemah diantara kalian,”

Tidak hanya menyampaikan wasiat,sebelum wafat Abu Bakar juga meminta maaf kepada kaum muslimin.

Diriwayatkan oleh Ibn Sa’ad dengan sanan hasan,dengan suara yang melemah, Abu Bakar berkata :

“Siapa di antara kalian yang pernah kusakiti, maka inilah punggungku, balaslah aku. Dan siapa yang pernah aku ambil haknya,maka ini hartali,ambillah,”

Tidak ada satupun sahabat berdiri. Mereka menangis,sebab mereka tahu Abu Bakar adalah orang yang paling lembut dan paling jauh dari kezaliman.

Lalu Abu Bakar berkata kepada Aisyah ketika sakitnya semakin parah.

” Pada hari apakah Rasulullah wafat?”

Aisyah menjawab:

“Pada hari Senin.”

” Aku berharap wafat pada itu pula,”

Allah mengabulkan doa itu. Abu Bakar wafat pada hari Senjn, usia 63 tahun sama seperti Rasulullah.

Ia dipanggil oleh Allah pada hari yang ia harapkan, pada usia yang sama dengan Rasulullah dan dikuburkan di samping kuburan orang yang paling dicintainya.[Red]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x