Salurkan Bantuan Banjir Trumon Aceh Selatan, Ini Kata Abu Heri

Admin
4 Des 2025 06:57
Daerah News 0 60
3 menit membaca

ASPIRATIF.ID — Anggota DPR Aceh T. Heri Suhadi, SP, atau yang akrab disapa Abu Heri, menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir di Trumon Raya, Aceh Selatan, Rabu (3/12/2025).

Bantuan tersebut diserahkan di dua titik pengungsian dan diterima langsung oleh Danki Brimob Kompi Bataiyon C, Iptu Junaidi, serta petugas dari BPBD Aceh Selatan, Babinsa, dan Camat serta unsur kecamatan setempat serta perwakilan PKH Kemensos Aceh Selatan.

Abu Heri berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir, terutama dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga di wilayah Trumon, Trumon Tengah, dan Trumon Timur.

“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat, khususnya saudara-saudara kita di Trumon, Trumon Tengah yang sedang menghadapi musibah banjir” ujar Abu Heri.

Politisi dari Partai Aceh ini menunjukkan keprihatinan yang mendalam terhadap seringnya bencana banjir di wilayah Trumon dan sekitarnya, yang mengakibatkan terganggunya ekonomi masyarakat serta lumpuhnya akses transportasi.

“Kita tentu berduka dan prihatin atas bencana banjir kiriman yang sering kali terjadi di Trumon. Pemerintah harus segera mencari solusi agar masalah ini tidak berlarut-larut,” tegasnya.

Di sela-sela kunjungan tersebut, Abu Heri turut menyoroti besarnya dampak banjir yang melanda Trumon sejak 27 November hingga 1 Desember 2025. Bencana itu tidak hanya memukul kehidupan warga setempat, tetapi juga melumpuhkan aktivitas para pengguna Jalan Nasional Tapaktuan–Subulussalam.

Ketika luapan Sungai Lae Soraya mencapai puncaknya, badan jalan di Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon, terendam hingga 150 cm. Kondisi ini memaksa ratusan kendaraan roda dua, empat, bahkan truk logistik menghentikan perjalanan.

Akibat genangan tinggi tersebut, arus distribusi barang dari dan menuju Sumatera Utara lumpuh total. Truk pengangkut logistik tertahan hingga empat hari, menyebabkan kerugian besar bagi pelaku jasa transportasi dan menimbulkan lonjakan harga bahan pokok secara sporadis di sejumlah kecamatan lainnya.

Menanggapi situasi tersebut, Abu Heri meminta pemerintah pusat melalu Badan Jalan untuk memberikan perhatian serius terhadap penanganan kawasan rawan banjir di jalur nasional itu. Ia berharap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan serta pemeliharaan infrastruktur jalan, agar kejadian serupa tidak terus berulang.

“Kami berharap pemerintah pusat benar-benar memberi perhatian khusus terhadap titik rawan ini. Genangan banjir yang menutup jalan nasional selama berhari-hari telah merugikan banyak pihak. Perlu ada kajian menyeluruh dan penanganan yang tepat,” tegas Abu Heri.

Abu Heri menegaskan bahwa pemerintah perlu segera mengambil langkah konkret untuk meminimalkan risiko banjir berulang di kawasan tersebut.

“Kami berharap pemerintah melakukan pembangunan peninggian badan jalan hingga dua meter di lokasi yang rawan banjir tersebut,” ucapnya.

Ia menjelaskan  peninggian badan jalan merupakan solusi paling efektif agar jalur nasional Tapaktuan–Subulussalam tetap dapat dilalui kendaraan meski banjir melanda, sehingga tidak lagi menimbulkan dampak luas terhadap aktivitas masyarakat maupun distribusi logistik.

“Selain itu, peninggian badan jalan juga harus disertai pembangunan gorong-gorong agar air dapat mengalir dengan baik dan meminimalisir kerusakan akibat banjir,” tutupnya.

Menurut Abu Heri, peninggian badan jalan lintas Tapaktuan–Subulussalam, khususnya di kawasan Ladang Rimba, perlu segera ditindaklanjuti pemerintah pusat maupun instansi terkait.
Demikian Abu Heri.[]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x