Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi menandatangani berita acara pengesahan dan penetapan APBK Abdya 2027 turut disaksikan unsur Forkopimda di Aula DPRK Abdya, Jum’at, 6 November 2026.ASPIRATIF – Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Barat Daya (Abdya) tahun 2027 telah disahkan senilai Rp977 miliar, pengesahan ini berlangsung dalam sidang paripurna penutupan dan penetapan Rancangan Qanun (Raqan) di Aula DPRK Abdya yang dipimpin langsung Ketua DPRK, Roni Guswandi, Jum’at (06/110.
Raqan RAPBK Abdya tahun 2027 sebelum disahkan menjadi Qanun, telah dilakukan pembahasan antara eksekutif dengan legislatif, bertujuan untuk menyelaraskan rencana kerja pemerintah daerah dengan aspirasi masyarakat, serta memastikan penggunaan anggaran daerah berjalan efektif, efisien, transparan dan akuntabel.
Sidang paripurna penutupan dan penetapan Qanun APBK Abdya tersebut juga didampingi Wakil Ketua I DPRK Abdya Tgk Mustiari dan Wakil Ketua II Nurdianto, serta dihadiri langsung Bupati Abdya Dr Safaruddin, Kapolres Abdya AKBP Ade Gita Rachmadi, Dandim 0110 Abdya Letkol Inf Rana Mega Al Amin dan Kajari Abdya Kardono, SH.
Pada kesempatan itu, Pemkab bersama DPRK Abdya menyetujui dan menetapkan APBK Abdya tahun 2027 sebesar Rp. 977.673.478.909, serta menandatangani nota kesepakatan yang telah tertuang dalam berita acara dihadapan peserta forum sidang paripurna.

Bupati Abdya Dr Safaruddin dalam pidato nya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pimpinan serta seluruh Anggota DPRK yang telah bekerja keras, mencurahkan waktu, pikiran, dan tenaga dalam proses pembahasan APBK 2027.
Menurutnya, proses ini bukanlah hal sederhana melainkan penuh dinamika, diskusi tajam, penyelarasan pandangan, dan pertimbangan mendalam demi memastikan bahwa APBK yang kita hasilkan benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat.
Safaruddin menyadari bahwa APBK bukan sekadar dokumen anggaran. Ia adalah cerminan komitmen bersama untuk memajukan daerah, memperkuat pelayanan publik, menata pembangunan, dan memberikan keadilan bagi seluruh masyarakat Aceh Barat Daya.
“Karena itu, kerja sama eksekutif dan legislatif dalam menyelesaikan pembahasannya merupakan bukti bahwa semangat kebersamaan dan kepentingan rakyat berada di atas segalanya,” ucapnya.
Lanjut Safar, suatu anugerah yang patut dihargai selama berlangsungnya rapat paripurna adalah rasa kebersamaan dalam pembahasan antara pihak eksekutif dengan legislatif sehingga APBK Tahun Anggaran 2027 dapat dirampungkan tepat pada waktu melalui musyawarah secara mufakat.
Harapnya, apa yang telah sepakati akan benar-benar menjadi instrumen yang membawa harapan baru, harapan tentang pembangunan yang inklusif, pemerataan yang berkeadilan, serta pelayanan publik yang semakin berkualitas.
“Sebagai Bupati Aceh Barat Daya, saya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjalankan APBK 2027 dengan penuh tanggung jawab, transparansi, dan akuntabilitas. Setiap rupiah anggaran akan diarahkan sebaik mungkin agar memberikan dampak sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.[Taufik]

Tidak ada komentar