Empat Gampong di Aceh Selatan Dapat Program KNMP,Ini Kata KNTI

2 menit membaca View : 1
Redaksi
Daerah, News - 03 Okt 2026

ASPIRATIF –  Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Aceh Selatan diharapkan tidak berhenti pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi mampu meningkatkan kesejahteraan, kemandirian ekonomi, serta pemberdayaan masyarakat nelayan.

Harapan itu disampaikan Ketua DPD Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Aceh Selatan, Jeri Rahmat, menyusul dimulainya tahapan sosialisasi dan clear and clean pembangunan KNMP Tahun Anggaran 2026, Jumat (2/10).

Jeri menyambut positif program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Aceh Selatan beserta SKPK terkait atas dukungan dan upaya yang telah dilakukan sehingga program tersebut dapat berjalan di daerah.

Namun, menurutnya, keberhasilan KNMP nantinya sangat ditentukan oleh sejauh mana program benar-benar menjawab kebutuhan nelayan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Kami menyambut baik Program Kampung Nelayan Merah Putih ini. Harapan kami, program ini benar-benar menjawab kebutuhan nelayan dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” kata Jeri Rahmat.

Ia menilai masyarakat nelayan harus dilibatkan sejak tahap perencanaan, pembangunan hingga pengelolaan fasilitas yang nantinya tersedia. Menurutnya, nelayan merupakan pihak yang paling memahami kondisi, kebutuhan dan potensi di wilayah mereka.

“Nelayan jangan hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga harus dilibatkan dalam prosesnya. Mereka yang paling mengetahui kebutuhan dan persoalan di lapangan,” ujarnya.

Begitupun, Jeri juga mendorong agar pembangunan KNMP dibarengi dengan pendampingan dan penguatan kapasitas masyarakat. Pelatihan, penguatan kelembagaan, akses permodalan, pengembangan usaha hingga pemasaran hasil perikanan dinilai penting agar pembangunan yang dilakukan dapat memberi dampak ekonomi nyata.

Menurutnya, keberadaan fasilitas tanpa pengelolaan yang baik berpotensi membuat tujuan program tidak tercapai. Karena itu, pemerintah dan masyarakat perlu sejak awal memikirkan mekanisme pengelolaan, pemanfaatan serta keberlanjutan fasilitas yang dibangun.

“Kita berharap bukan hanya bangunannya yang selesai, tetapi ekonomi nelayan juga ikut tumbuh. Ada usaha yang berkembang, pendapatan meningkat dan nelayan semakin mandiri,” katanya.

KNTI Aceh Selatan, lanjut Jeri, siap mendukung sekaligus ikut mengawal pelaksanaan program bersama pemerintah daerah, DKP, KKP, pemerintah desa, Panglima Laot dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kami siap mendukung dan mengawal. Yang paling penting, program ini transparan, melibatkan masyarakat dan manfaatnya benar-benar dirasakan nelayan,” tutupnya.

Empat kampung yang menerima Program KNMP Tahun Anggaran 2026 yakni Gampong Sawang Indah, Kecamatan Labuhan Haji Timur, Gampong Labuhan Tarok II, Kecamatan Meukek, Gampong Darul Ihsan, Kecamatan Bakongan, dan Gampong Ujong Pulo Rayeuk, Kecamatan Bakongan Timur.[]

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *