
ASPIRATIF – Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kendala pengairan sawah, Kodim 0107/Aceh Selatan melalui Babinsa Koramil 06/Kluet Utara membantu mendorong dua unit mesin pompa air untuk dimanfaatkan masyarakat di Desa Kedai Padang, Kecamatan Kluet Utara, Senin (21/9).
Mesin pompa air tersebut disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bagi lahan persawahan masyarakat, terutama di tengah kondisi saluran pengairan yang belum berfungsi secara optimal.
Keluhan terkait kendala pengairan sebelumnya disampaikan masyarakat melalui Kepala Desa Kedai Padang kepada Babinsa. Menindaklanjuti informasi tersebut, Babinsa kemudian berkoordinasi dengan Danramil 06/Kluet Utara dan melaporkannya kepada Kodim 0107/Aceh Selatan.
Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., yang menerima laporan tersebut, kemudian menginstruksikan jajarannya untuk membantu mencarikan solusi sementara dengan menyediakan satu unit mesin pompa air guna mendukung kebutuhan pengairan lahan persawahan masyarakat.

“Setelah menerima laporan dari Babinsa terkait kendala pengairan di Desa Kede Padang, kita berupaya mencari solusi yang bisa dilakukan sementara. Salah satunya dengan mendorong satu unit mesin pompa air untuk membantu memenuhi kebutuhan air bagi lahan persawahan masyarakat,” ujar Dandim.
Menurutnya, penggunaan mesin pompa tersebut merupakan langkah sementara selama saluran pengairan belum dapat berfungsi secara optimal.
“Kita berharap mesin pompa ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, khususnya para petani yang membutuhkan air untuk lahan persawahannya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Keude Padang, Teuku Raja Inal, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kodim 0107/Aceh Selatan, khususnya Babinsa Koramil 06/Kluet Utara, yang telah merespons keluhan masyarakat terkait kendala pengairan.
Ia menjelaskan, selama ini kebutuhan air untuk persawahan masyarakat cukup bergantung pada kondisi saluran pengairan. Ketika saluran tidak berjalan secara optimal, petani mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air untuk lahan sawah.
“Kami berterima kasih kepada Babinsa dan Kodim yang sudah merespons keluhan masyarakat. Selama ini kalau saluran pengairan tidak berjalan dengan baik, petani cukup kesulitan mendapatkan air untuk sawah. Dengan adanya mesin pompa ini, mudah-mudahan bisa membantu sementara kebutuhan pengairan,” ungkapnya.
Ia berharap mesin pompa air tersebut dapat dimanfaatkan secara bersama-sama oleh masyarakat, khususnya para petani yang membutuhkan air untuk lahan persawahan.
Mesin pompa air tersebut selanjutnya akan dimanfaatkan untuk membantu pengairan lahan persawahan masyarakat Desa Kede Padang, terutama selama saluran pengairan belum berfungsi secara optimal.[]

Tidak ada komentar