Perkuat Ketahanan Pangan di Aceh Selatan, Bupati Mirwan Tanam Padi Gogo di Trumon Timur

3 menit membaca View : 3
Redaksi
Daerah, News - 27 Agu 2026

ASPIRATIF –  Upaya mendorong pemanfaatan lahan secara produktif sekaligus memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan. Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS, SE, M.Sos bersama Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., turun langsung melakukan penanaman padi darat jenis gogo di Kecamatan Trumon Timur, Aceh Selatan, Kamis (28/8/2028).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Aceh Selatan Diva Samudra Putra, Plt Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh Selatan, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Selatan, unsur Muspika Trumon Timur serta para petani dan undangan lainnya.

Penanaman padi gogo tersebut merupakan bagian dari pengembangan inovasi pemanfaatan lahan darat yang digagas melalui kolaborasi Wildlife Conservation Society (WCS) dan BKSDA Aceh di atad lahan lebih kurang 5 hektar di wilayah Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan.

Padi gogo merupakan jenis padi yang dapat dibudidayakan di lahan kering dan tidak membutuhkan sistem persawahan dengan genangan air.

Pengembangannya di Trumon Timur diharapkan dapat menjadi alternatif dalam mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia agar lebih produktif.

Perwakilan WCS mengatakan, pengembangan padi darat di Trumon Timur merupakan salah satu bentuk inovasi dalam pemanfaatan lahan agar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ini merupakan inovasi pemanfaatan lahan. Kita ingin lahan yang tersedia dapat dikelola secara produktif, sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan tanaman pangan,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan padi gogo juga menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan lahan secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan karakteristik wilayah.

Sementara itu, pihak BKSDA Aceh menuturkan bahwa pengembangan padi darat merupakan salah satu pendekatan untuk mendorong pemanfaatan lahan secara produktif dengan tetap memperhatikan aspek konservasi.

“Yang kita dorong adalah bagaimana lahan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, namun tetap dilakukan secara bijak dan tidak mengabaikan fungsi lingkungan. Karena itu, kolaborasi seperti ini sangat penting,” tuturnya.

Bupati Aceh Selatan menyambut baik sekaligus mengapresiasi inovasi tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada WCS dan BKSDA Aceh yang telah berkolaborasi dalam mendorong pengembangan padi gogo di wilayah Trumon Timur.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada WCS dan BKSDA Aceh yang telah menghadirkan inovasi ini, sehingga lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara produktif, khususnya untuk pengembangan tanaman pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Mirwan.

Ia berharap pengembangan padi gogo tidak berhenti pada kegiatan penanaman saja, tetapi dapat terus dikembangkan dan diperluas sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Harapan kita, ini tidak berhenti sampai di sini. Ke depan dapat terus dikembangkan, sehingga semakin banyak lahan yang produktif dan semakin besar manfaat yang dirasakan masyarakat,” katanya.

Bupati menilai, kolaborasi antara pemerintah, lembaga konservasi, TNI, masyarakat dan berbagai pihak menjadi kekuatan penting dalam mengembangkan potensi daerah secara berkelanjutan.[]

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *