
ASPIRATIF – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok Reguler 11 Periode XXIX melaksanakan kegiatan home visit dengan memberikan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat Gampong Cut Langien, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, pada 19–21 Juli 2026.
Kegiatan ini meliputi edukasi pencegahan stunting, pemeriksaan tanda-tanda vital (TTV), pengukuran tekanan darah (tensi), serta pemeriksaan kadar glukosa darah secara langsung di rumah-rumah warga.
Program tersebut melibatkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, yakni Ilmu Hukum, Pendidikan Dokter, Ilmu Keperawatan, Pendidikan Geografi, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, serta Kehutanan. Kolaborasi lintas keilmuan ini menjadi bentuk pengabdian nyata mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat desa.
Selama tiga hari pelaksanaan, mahasiswa mendatangi rumah-rumah warga untuk memberikan layanan kesehatan dasar sekaligus edukasi mengenai pentingnya pola hidup sehat, pencegahan stunting sejak dini, pemenuhan gizi keluarga, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Pemeriksaan kesehatan dipandu oleh mahasiswa dari bidang Pendidikan Dokter dan Ilmu Keperawatan, dengan penanggung jawab kegiatan Nayfa Fathia Namiko dan Dina Syifa Rahma.
Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat. Banyak warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengetahui kondisi tekanan darah dan kadar gula darah mereka tanpa dipungut biaya.
Selain memperoleh hasil pemeriksaan, warga juga mendapatkan penjelasan mengenai langkah-langkah pencegahan apabila ditemukan faktor risiko penyakit tidak menular, seperti hipertensi maupun diabetes.
Ketua Kelompok KKN Reguler 11, Ari Maulana, mengatakan bahwa program home visit merupakan hasil diskusi bersama seluruh anggota kelompok setelah melakukan observasi kebutuhan masyarakat selama berada di Gampong Cut Langien.
“Program ini lahir dari hasil diskusi bersama seluruh anggota kelompok setelah kami melihat bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan layanan pemeriksaan kesehatan dasar secara langsung. Karena itu, kami berinisiatif mendatangi rumah-rumah warga agar layanan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, sekaligus memberikan edukasi tentang stunting dan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih rutin memantau kondisi kesehatannya,” imbuhnya sambil tersenyum.
Ari Maulana menambahkan, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pengabdian mahasiswa tidak hanya diwujudkan melalui program fisik, tetapi juga melalui pendekatan humanis yang hadir langsung di tengah masyarakat.
“Kami ingin kehadiran mahasiswa KKN benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Melalui home visit ini, kami belajar bahwa membangun kedekatan dengan warga merupakan langkah penting dalam menciptakan edukasi kesehatan yang lebih efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Geuchik Gampong Cut Langien, Muhammad Syahril, S.Pd., mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN USK yang telah menghadirkan pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena membantu masyarakat memeriksa kondisi kesehatannya sekaligus meningkatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan keluarga. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut,” katanya.
Kegiatan home visit ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being) melalui upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, serta SDGs Tujuan 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui sinergi antara mahasiswa, pemerintah gampong, dan masyarakat dalam mewujudkan desa yang lebih sehat.[]

Tidak ada komentar