Yenni Rosnizar : Tak Ada Lagi Toleransi untuk Pelecehan Anak dan Perempuan di Aceh Selatan

Redaksi
17 Mei 2025 15:50
Daerah News 0 72
2 menit membaca

ASPIRATIF.ID – Anggota DPRK Aceh Selatan, Yenni Rosnizar angkat bicara terkait kasus kekerasan dan pelecehan terhadap anak yang terjadi di Aceh Selatan sebagaimana pemberitaan di beberapa media online.

Menurutnya, kasus ini sangat tidak manusiawi, ia mendesak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) untuk segera melakukan sosialisasi masif kepada masyarakat guna mencegah terulangnya kasus serupa.

“Kasus kekerasan dan pelecehan terhadap anak di Aceh Selatan sudah sangat memprihatinkan, apalagi kasus hari ini terjadi di Labuhanhaji Barat, sangat tidak manusiawi. BP3A harus turun langsung ke masyarakat, memberikan pemahaman tentang pencegahan, penanganan, dan mekanisme pelaporan,” kata  Yenni saat dikonfirmasi ASPIRATIF.ID , Sabtu malam 17 Mei 2025.

banner 350x350

Lebih lanjut, Yenni meminta Bupati Aceh Selatan segera meningkatkan status Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A)  menjais UPTD di Kabupaten Aceh Selatan.

Begitupun, pembentukan UPTD ini dinilai penting untuk memberikan perlindungan hukum dan psikologis bagi korban, sekaligus memperkuat sistem pelaporan dan pendampingan.

“Kami tidak ingin lagi ada anak-anak yang menjadi korban kejahatan seksual atau kekerasan tanpa mendapat perlindungan maksimal. UPTD P2TP2A harus segera dibentuk agar korban memiliki tempat untuk mengadu dan mendapatkan pendampingan yang profesional,” ujarnya.

Yenni menambahkan, kasus terbaru yang melibatkan seorang kakek sebagai pelaku kekerasan terhadap dua anak harus menjadi peringatan keras bagi semua pihak.

Menurutnya, kejahatan terhadap anak sering terjadi di lingkungan terdekat, sehingga diperlukan kewaspadaan kolektif dari keluarga, tokoh masyarakat, hingga pemerintah.

“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Jika ada indikasi kekerasan atau pelecehan, laporkan segera. Jangan tutupi dengan alasan apapun,” tegas Yenni.

Yenni juga mendukung langkah Polres Aceh Selatan yang menindak tegas pelaku. Ia berharap proses hukum berjalan adil dan memberikan efek jera.

“Hukum harus ditegakkan tanpa kompromi. Anak-anak adalah generasi penerus yang harus kita lindungi bersama,” pungkasnya.[Rama]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x