PRITP Raih Kinerja Pusat Riset Terbaik USK

Redaksi
2 Mar 2026 22:38
Daerah News 0 9
2 menit membaca

ASPIRATIF.ID – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Syiah Kuala (LPPM USK) kembali merilis hasil evaluasi kinerja tahunan pusat riset. Untuk tahun ini secara mengejutkan Pusat Riset Inovasi Dan Teknologi Pakan (PRITP) berhasil menjadi pusat riset terbaik kategori A dengan perolehan nilai evaluasi tertinggi 92,5.

Hasil evaluasi yang tertuang dalam Surat Keputusan Rektor USK Nomor: 443/UN11/KPT/2026 tanggal 18 Februari 2026 tersebut menjelaskan kinerja 20 pusat riset yang berada dibawah LPPM USK.

Menurut surat keputusan tersebut terdapat 8 pusat riset yang masuk dalam kategori A, 8 lainnya kategori B, 1 pusat riset berkategori C dan terdapat 3 pusat riset yang tidak memberikan laporan kinerja tahun ini, sehingga tidak memperoleh nilai.

banner 350x350

Pusat riset yang berhasil menjadi runner up tahun ini adalah Pusat Riset Konservasi Gajah dan Biodiversitas Hutan dengan nilai 91,5. Sementara diposisi ketiga ditempati Pusat Riset Pembangunan Pedesaan dan Pertanian Berkelanjutan dengan nilai 90,5.

Ketua PRITP USK, Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc mengungkap rasa bahagianya atas capaian yang berhasil diraih oleh pusat riset yang dipimpinnya.

Sejak terbentuk tiga tahun yang lalu, pusat riset yang menghimpun kepakaran lintas program studi untuk mendukung pengembangan inovasi dan teknologi pakan ternak tersebut memang telah menunjukkan prestasi yang sangat membanggakan yakni berada dalam 5 besar perolehan nilai kinerja terbaik dan meraih kategori A.

Menurut Samadi, hal ini tentu tidak mudah, semuanya berkat dukungan dan kerja keras semua anggota serta kerjasama dan kolaborasi dari berbagai pihak yang selama ini telah bermitra dengan PRITP.

Untuk itu, mantan Dekan FP USK tersebut secara khusus menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya kepada semua yang telah berkontribusi dalam pengembangan pusat riset ini.

“Tentu prestasi ini bukanlah tujuan, namun pasti dapat meningkatkan semangat dan kinerja yang lebih baik lagi ke depan bagi kita semua. Yang lebih penting dari semua itu adalah bagaimana pusat riset ini mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan sektor peternakan nasional”, ujar Samadi.[]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x