Potret Tambak Ikan Nila Talen Desa Indra Damai Aceh Selatan

Redaksi
10 Apr 2026 16:31
News Pariwara 0 121
2 menit membaca

ASPIRATIF.ID – Di Desa Indra Damai, Kecamatan Kluet Selatan, Kabupaten Aceh Selatan, sebuah petak lahan seluas satu setengah hektar milik Darussamin, seorang pembudidaya lokal yang memulai usaha tambak ikan Nila Talen sejak tahun 2017 silam.

Di tengah potensi perikanan Aceh Selatan yang didominasi laut, keberadaan tambak air tawar ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi di sektor perikanan darat mampu bertahan dan menghasilkan.

Ditemui di lokasi tambaknya pada Jum’at (10/3/2026)),Darussamin menceritakan awal mula dirinya merintis usaha ini.Ia mengaku bersyukur karena dari beberapa pemilik tambak yang ada di desa tersebut, tambak miliknya termasuk salah satu yang menunjukkan hasil menggembirakan.

“Alhamdulillah, tambak ini mulai kami buka sejak tahun 2017. Dari beberapa pemilik tambak di desa ini, kami termasuk yang berhasil,” ujarnya.

Lebih lanjut, Darussamin menjelaskan proses pengadaan bibit yang menjadi salah satu keberhasilan panennya. Begitupun,ia tidak asal mengambil bibit dari pengepul lokal, melainkan rela menempuh jarak jauh untuk mendapatkan indukan terbaik yang berjenis Nila talen.

“Bibitnya kami ambil langsung dari Ujung Batee, Banda Aceh. Memang agak jauh, tapi kualitas Nila Talen dari sana lebih terjamin, jadi hasil di tambak di sini maksimal,” terangnya.

Luas tambak yang mencapai satu setengah hektar yang memiliki 9 kotak kolam tersebut dikelola dengan sistem tradisional, menghasilkan panen ikan segar yang rutin memasok kebutuhan warung makan serta pembeli perorangan yang datang langsung ke lokasi.

Lebih jauh Dasussamin menyebutkan, pemerintah daerah juga sempat memberikan bantuan pada tahun 2023,berupa bibit ikan serta pakan (umpan).

“Tahun 2023 kemarin kami dapat bantuan bibit dan umpan dari pemerintah daerah. Alhamdulillah, bantuan itu berhasil semua kami budidayakan sampai panen,” ungkap Darussamin.

Keberhasilan program bantuan ini sekaligus menunjukkan bahwa sinergi antara kebijakan publik dan praktik di lapangan berjalan efektif di tambak miliknya.

Soal nilai ekonomis, kata Darussamin, tambak ini mampu menjaga stabilitas harga yang menguntungkan semua pihak. Ikan Nila Talen hasil panen tambak Darussamin dibanderol dengan harga yang kompetitif di pasaran.

“Harga jualnya kami kisaran Rp35.000 sampai Rp40.000 per kilogram. Itu harga standar di sini, pembeli biasanya langsung datang ke tambak, ada yang dari warung makan, ada juga warga sekitar,” pungkasnya.

Dengan pengelolaan yang konsisten, tambak seluas 1,5 hektar di Desa Indra Damai ini pun tidak hanya menjadi tumpuan ekonomi pribadi Darussamin, melainkan juga salah satu penanda potensi perikanan darat yang menjanjikan di Kabupaten Aceh Selatan.[RM]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga
x
x