Lima Dosen STAI Tapaktuan Lolos Hibah Penelitian Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026

Redaksi
3 Mar 2026 17:21
Daerah News 0 293
2 menit membaca

ASPIRATIF.ID – Kabar membanggakan datang dari kampus STAI Tapaktuan. Sebanyak lima dosen dinyatakan lolos sebagai penerima bantuan penelitian Program Litapdimas (Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat) Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2026.

Adapun nama-nama dosen yang berhasil meraih pendanaan penelitian tersebut adalah:

1. Muhammad Ali Akbar dan Syarifah Siregar dengan total pendanaan sebesar Rp100.000.000.
2. Rusdi Kurnia dan Edi Saffan dengan total pendanaan sebesar Rp40.000.000.
3. Marsuni dengan total pendanaan sebesar Rp20.000.000.

banner 350x350

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa STAI Tapaktuan terus menjalankan fungsi akademiknya secara konsisten, khususnya dalam penguatan riset dan pengembangan keilmuan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.

Program Litapdimas sendiri merupakan salah satu skema strategis Kementerian Agama Republik Indonesia dalam mendorong peningkatan mutu penelitian dosen PTKI di seluruh Indonesia.

Kompetisi yang ketat dan seleksi berbasis kualitas proposal menjadikan kelulusan ini sebagai capaian akademik yang patut diapresiasi.

Pimpinan kampus STAI Tapaktuan, Sufyan Ilyas, S.TH,. MH, menyampaikan bahwa capaian tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah, memperkuat budaya riset, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah Barat Aceh Selatan.

“Ini bukan hanya tentang nominal anggaran, tetapi tentang komitmen dan konsistensi dosen dalam mengembangkan tradisi akademik. STAI Tapaktuan terus berupaya hadir sebagai kampus yang produktif, kontributif, dan relevan dengan kebutuhan zaman,” ujar Sufyan pimpinan kampus.

Dengan lolosnya lima dosen dalam program Litapdimas 2026, STAI Tapaktuan menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Capaian ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas proposal, kolaborasi riset, serta publikasi ilmiah di tingkat nasional maupun internasional.[]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x