Berbagai Usulan Program Mengemuka di Reses Alja Yusnadi, Sektor Pertanian Masih Dominan

Redaksi
5 Apr 2026 14:17
Parlemen 0 55
2 menit membaca

ASPIRATIF.ID — Anggota DPRK Aceh Selatan Ir.Alja Yusnadi,S.TP,M.Si melaksanakan kegiatan reses masa sidang II di beberapa tempat dalam Dapil 4 sejak Sabtu, (04/4/2026).

Saat di konfirmasi Aspiratif Id, Minggu 05 April 2026 Alja Yusnadi mengatakan, masyarakat yang hadir dalam reses tersebut mengusulkan berbagai kegiatan salah satunya di sektor pertanian.

“Ada yang mengusulkan jalan produksi, alat dan mesin pertanian, Hand Sprayer, bibit,dan lain-lain,” kata Alja Yusnadi.

banner 350x350

Menurut Legislator Partai Gerindra itu,pertanian merupakan salah satu sektot yang potensial di Kabupaten Aceh Selatan. Pasalnya,Aceh Selatan memiliki areal pertanian yang cukup luas yang tersebar di 14 Kecamatan dari 18 Kecamatan yang ada.

“Kluet Raya merupakan salah satu daerah yang memiliki areal pertanian yang sangat luas di Kabupaten Aceh Selatan,” ujar Kandidat Doktor IPB tersebut.

Lebih lanjut,ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Aceh Selatan itu menjelaskan, saat ini Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan di bawah kepemimpinan H.Mirwan MS sedang mencanangkan Program Ketahanan Pangan dalam upaya mendukung Ketahanan Pangan Nasional.

“Saat ini Bupati Mirwan sedang menggalakkan Program Ketahanan untuk mendukung Gerakan Program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto,” ungkap  Alja Yusnadi.

Alja menambahkan,selain sektor pertanian,usulam juga ada di sektor kesehatan yang mengusulkan perbaikan infastruktur Puskesmas dan peningkatan pelayanan kesehatan.

“Ada juga yang mengusulkan infrastruktur  jalan, baik aspal maupun rabat beton, perbaikan rumah ibadah,dan dari perempuan ada yang mengusulkan perlengkapan wirid Yasin dan penguatan UMKM,” sebut Alja Yusnadi.

Selain itu kata Alja Yusnadi, di sektor kelautan ada yang mengusulkan pengadaan alat tangkap, dan kolam untuk budidaya.

“Reses merupakan mekanisme pertemuan anatara anggota dewan dengan konstituen. Bukan hanya pengusulan program, dalam reses ini juga menjadi ajang silaturahmi,”ujarnya.

“Sebagai anggota dewan yang dipilih oleh konstituen yang memiliki latar belakang berbeda-beda mulai dari pemuda,perempuan,orang tua,nelayan, petani,pelaku UMKM, jadi sangat wajar ketika program yang diusulkan pun sangat beragam,” sambungnya.

“Ini salah satu konsekuensi, kita harus mempertimbangkan semua sektor yang ada,” tutup sekretaris Komisi II DPRK Aceh Selatan itu.[Red]

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga
x
x