
ASPIRATIF.ID – Sebanyak 55 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Sumatera Selatan belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Bila 55 SPPG tersebut belum mengantongi SLHS selama satu bulan ke depan, maka seluruh operasionalnya akan ditutup sehingga tidak bisa lagi melayani Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Palembang, Nurya Hartika mengatakan, saat ini 660 SPPG tersebar di wilayah Sumatera Selatan.
Namun, 55 lainnya belum melengkapi persyaratan SLHS sesuai aturan yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Saat ini, 55 SPPG itu masih dalam proses pemenuhan SLHS. Apabila SPPG tidak memiliki atau belum melengkapi SLHS hingga batas waktu yang ditentukan, maka operasionalnya akan dihentikan,”kata Nurya, Selasa (10/2/2026).
Nurya menjelaskan, SLHS dilakukan agar pelayanan MBG bisa berjalan sesuai ketentuan dan mekanisme kebersihan dan keamanan pangan.
“Ini dilakukan untuk melindungi anak-anak penerima manfaat dari berbagai risiko,”jelasnya.
Saat bulan Ramadhan nanti, Nurya menyebut bahwa MBG tetap disalurkan kepada seluruh penerima manfaat.
Namun, menu yang dibagikan pun berupa makanan kering dan takjil masa simpan antara satu hingga tiga hari.
“Jenis makanan yang disalurkan meliputi roti, susu, abon, serta produk sejenis lainnya. Adapun mekanisme pendistribusian MBG akan diselaraskan dengan jadwal kegiatan sekolah dan posyandu,” ujarnya.[]
Sumber : Kompas.Com
Tidak ada komentar